Melirik canggihnya motor trail listrik TNI dan Polri buatan Indonesia

M. Ihsan

E-Tactical Sergap menggunakan kendali daya elektrik dengan dinamo motor mid drive 3000 watt.

Penyerahan diberikan secara simbolis dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kepada Aslog Kasad, Aslog Kasal, Asops Kasau dan Asops Kapolri.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia memberikan bantuan sebanyak 100 unit sepeda motor trail listrik (E-Tactical Sergap) kepada TNI dan Polri. 


Penyerahan diberikan secara simbolis dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kepada Aslog Kasad, Aslog Kasal, Asops Kasau dan Asops Kapolri.

"Produksi dan pemanfaatan rantis E-Tactical Sergap ini adalah bukti komitmen kuat dan dukungan Kemhan terhadap produksi anak bangsa. Sebagai anak bangsa, sudah selayaknya bagi kita bertugas untuk turut mendorong kemandirian Indonesia di sektor pertahanan dan keamanan," tegas Menhan Prabowo.
[cut]
Penyerahan diberikan secara simbolis dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kepada Aslog Kasad, Aslog Kasal, Asops Kasau dan Asops Kapolri.
Menhan Prabowo memberikan apresiasi yang tinggi kepada industri pertahanan dalam negeri, PT. Len Industri (Persero), PT Eltran Indonesia dan PT BYXE Motor Indonesia (BMI) karena telah berhasil memproduksi dan lulus sertifikasi atas rantis motor trail listrik ini.


Kehadiran rantis E-Tactical Sergap ini diharapkan Menhan menjadi salah satu terobosan alpalhankam yang tentu akan memberikan efek positif bagi pemenuhan mobilitas militer dan polisi yang tinggi.

"Jaga dan rawat dengan baik agar usia pakai kendaraan dapat lebih lama," minta Menhan Prabowo.
[cut]
Penyerahan diberikan secara simbolis dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kepada Aslog Kasad, Aslog Kasal, Asops Kasau dan Asops Kapolri.
Kementerian Pertahanan menjadi kementerian pertama yang menggunakan motor clean energy technology ini untuk operasional para prajurit di kesatuan-kesatuan. 


E-Tactical Sergap menggunakan kendali daya elektrik dengan dinamo motor mid drive 3000 watt, kecepatan maksimum 75 km/jam, serta daya angkut kurang lebih 160 kg.

Tidak hanya itu, tipe rantis ini memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 61 persen dan penggunaanya dapat mengurangi polusi udara yang tidak baik, khususnya di Ibu Kota.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia memberikan bantuan sebanyak 100 unit sepeda motor trail listrik (E-Tactical Sergap) itu kepada TNI dan Polri, di Lapangan Sudirman, Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (31/8). 
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.
News Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks