Jangan gagal paham, ini perbedaan IMEI dan MEID nomor seri seluler

Tamara

Setiap perangkat seluler memiliki nomor IMEI yang unik, yang terdiri dari 15 digit.

cover 
Memahami perbedaan antara IMEI (International Mobile Equipment Identity) atau MEID (Mobile Equipment Identifier) penting karena dapat membantu pengguna ponsel pintar atau smartphone memahami lebih dalam tentang perangkat yang digunakan. 

Selain itu, pengetahuan tentang kedua kode ini juga dapat bermanfaat saat melakukan pembelian atau perbaikan perangkat, terutama jika terjadi masalah dengan identifikasi atau kompatibilitas hingga kehilangan ponsel.

Direktur Utama Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika, Ditjen SDPPI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Mulyadi mengutarakan bahwa Kominfo masih mengkaji aturan terkait Lost And Stolen System melalui IMEI.

Regulasi ini sendiri berfokus pada aturan terkait perangkat telepon seluler yang hilang atau dicuri. Karena selama ini di Indonesia, saat seseorang kehilangan ponselnya, mereka tidak dapat berbuat apapun, dan pencuri ponsel tersebut bisa menggunakan atau menjualnya dengan bebas.
"Maunya sih kita seperti kehilangan kartu kredit. Kita punya hak memblokir kartu, kita bisa mudah seperti itu tapi kepemilikannya harus clear. Masalah kepemilikan handphone ini kita perlu cari konsepnya," jelas Direktur Standardisasi Perangkat Pos dan Informatika (Kemenkominfo) Mulyadi dalam acara Ngopi Bareng Kominfo di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, kemarin.
Mulyadi juga mengatakan bahwa Kominfo akan bekerja sama dengan operator seluler untuk memastikan mereka tidak memberikan celah terhadap handphone-handphone ilegal untuk tetap bisa aktif atau digunakan. 

"Kita sedang coba mencari konsep yang terbaik sebelum diterapkan. Jangan sampai masalahnya yang muncul bukan solusinya. Kita coba mematangkan dulu. Akan dilaksanakan secara bertahap," jelasnya kepada para awak media.

Mulyadi juga mengungkapkan bahwa Kominfo masih mengkaji aturan terkait Lost And Stolen System melalui IMEI lebih konkret dan mempercayai bahwa pengendalian IMEI yang ada di Kominfo memiliki potensi yang bisa dimanfaatkan guna memberikan perlindungan perangkat kepada masyarakat.

Lantas, apa itu IMEI dan MEID serta pencegahan jika seluler hilang?

IMEI.

IMEI (International Mobile Equipment Identity) adalah nomor identifikasi unik yang diberikan kepada setiap ponsel seluler. Ini adalah nomor yang disematkan pada perangkat seluler saat diproduksi dan digunakan untuk mengidentifikasi perangkat secara global.

IMSI (International Mobile Subscriber Identity) adalah nomor yang berbeda dan digunakan untuk mengidentifikasi pelanggan di jaringan seluler, sementara IMEI digunakan untuk mengidentifikasi perangkat fisik itu sendiri.

Setiap perangkat seluler memiliki nomor IMEI yang unik, yang terdiri dari 15 digit. Nomor ini dapat digunakan untuk melacak perangkat yang hilang atau dicuri, memeriksa status blokir, dan juga digunakan dalam proses aktivasi perangkat pada jaringan seluler. 

Selain itu, IMEI juga dapat digunakan oleh penyedia layanan seluler untuk mencegah penggunaan perangkat yang dicuri atau yang tidak sah pada jaringan mereka.

MEID.

MEID (Mobile Equipment Identifier) adalah nomor identifikasi unik yang diberikan kepada perangkat seluler CDMA (Code Division Multiple Access). Mirip dengan IMEI (International Mobile Equipment Identity) yang digunakan pada perangkat seluler GSM (Global System for Mobile Communications), MEID digunakan untuk mengidentifikasi perangkat fisik.

MEID terdiri dari 14 digit dan biasanya digunakan oleh perusahaan seluler seperti Verizon, US Cellular, dan Sprint untuk perangkat seluler yang bekerja dengan teknologi CDMA. 

MEID memiliki fungsi yang serupa dengan IMEI, yaitu digunakan untuk melacak perangkat yang hilang atau dicuri, memeriksa status blokir, dan juga digunakan dalam proses aktivasi perangkat pada jaringan CDMA.Meskipun IMEI lebih umum dikenal karena penggunaannya yang lebih luas di seluruh dunia.

Perbedaan Antara IMEI dan MEID.

1. Teknologi jaringan:

IMEI digunakan pada perangkat GSM (Global System for Mobile Communications), yang merupakan standar teknologi seluler yang paling umum digunakan di seluruh dunia.

MEID digunakan pada perangkat CDMA (Code Division Multiple Access), teknologi seluler yang sering digunakan operator seluler Verizon, US Cellular, dan Sprint.

2. Ketersediaan regional:

IMEI adalah standar internasional dan digunakan di seluruh dunia. MEID lebih umum digunakan di Amerika bagian Utara dan di beberapa wilayah lain yang mengandalkan teknologi CDMA.

3. Panjang dan format:

IMEI terdiri dari 15 digit, yang terdiri dari enam digit untuk TAC (Type Allocation Code) yang mengidentifikasi merek dan model perangkat, diikuti oleh enam digit untuk nomor serial perangkat, dan satu digit checksum.
MEID terdiri dari 14 digit dan tidak termasuk digit checksum.

4. Penggunaan:

IMEI digunakan untuk melacak perangkat yang hilang atau dicuri, memeriksa status blokir, dan dalam proses aktivasi perangkat pada jaringan GSM.

MEID memiliki fungsi yang serupa, tetapi digunakan untuk perangkat CDMA dan dalam proses aktivasi perangkat pada jaringan CDMA.

Lokasi nomor dan lokasi fisik dari IMEI dan MEID dapat berbeda berdasarkan tipe ponsel dan pabrikan yang memproduksi perangkat. Cara Menemukan Nomor IMEI dan MEID di perangkat iPhone maupun Android, sebagai berikut:

Secara umum.

Menggunakan Kode *#06#
Buka aplikasi Telepon atau papan tombol di ponsel.
Masukkan kode *#06#.
Tekan tombol panggil.
Nomor IMEI atau MEID akan muncul di layar.

Cek IMEI/MEID di iPhone.

Buka Pengaturan iPhone.
Pilih Umum.
Klik Tentang.
Gulir ke bawah untuk menemukan nomor IMEI atau MEID.

Cek IMEI/MEID di Android.

Arahkan ke Pengaturan.
Buka dan klik Tentang Ponsel.
Gulir ke bawah untuk menemukan nomor IMEI atau MEID.

Berikut cara tips pencegahan guna menghindari kehilangan ponsel.

1. Aktifkan kunci layar dan pengenal sidik jari:

Gunakan kunci layar dengan pola, PIN, atau kata sandi yang kuat.
Aktifkan fitur pengenal sidik jari jika tersedia untuk meningkatkan keamanan.

2. Gunakan aplikasi layanan pelacakan:

Aktifkan fitur pelacakan ponsel seperti "Find My iPhone" atau "Find My Device".
Dengan layanan ini dapat melacak lokasi ponsel Anda dan mengambil tindakan jika diperlukan.

3. Salin nomor IMEI dan MEID:

Salinan Nomor IMEI dan MEID merupakan langkah pertama dalam mengamankan ponsel. Dalam kasus kehilangan atau pencurian, pemilik dapat memberikan nomor tersebut kepada penyedia layanan atau pihak berwenang untuk membantu melacak perangkat.
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.


Digilife Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks