— Liverpool berhasil memaksakan hasil imbang 2-2 saat bertandang ke markas Newcastle United di St. James’ Park, Minggu (23/6). Dalam laga lanjutan Liga Inggris tersebut, penyerang Liverpool, Alexander Isak, menghadapi sambutan yang tidak bersahabat dari para pendukung tim tuan rumah.

Ini merupakan kunjungan pertama Isak ke stadion mantan klubnya sejak ia memutuskan pindah pada bursa transfer musim panas tahun lalu. Pemain tim nasional Swedia itu dicemooh oleh fans Newcastle sepanjang pertandingan. Sikap Isak yang mendesak untuk dijual ke Liverpool, termasuk mangkir latihan dan mogok bermain sebelum akhirnya pindah di hari terakhir bursa transfer, tampaknya masih membekas di hati para pendukung The Magpies.

Di lapangan, Alexander Isak mencatatkan 29 sentuhan bola selama 90 menit penampilannya. Ia melepaskan empat tembakan, dua di antaranya mengarah tepat ke gawang Newcastle. Selain itu, Isak juga menciptakan satu umpan kunci, namun melewatkan dua peluang bersih untuk mencetak gol.

Manajer Liverpool, Andoni Iraola, memberikan pandangannya mengenai performa Isak menghadapi mantan timnya. “Saya kira dia sudah sedikit menduga akan mendapatkan atmosfer seperti itu, saya kira itu tidak jadi kejutan besar buat dia,” ujar Iraola, suksesor Arne Slot, seperti dikutip dari laman resmi klub.

Iraola menambahkan, “Saya kira dia sudah mencoba semuanya, memberikan kami posisi yang bagus saat menguasai bola. [Dia] mungkin punya beberapa situasi untuk melakukan penyelesaian di dalam kotak penalti, tapi mungkin peluangnya tidak sebersih yang dia inginkan atau kami inginkan, tapi saya menghargainya.”

“Dia terus mendesak di dalam pertandingan tadi, berjuang, dan saya kira ini merupakan sebuah langkah bagus untuk Alex di pertandingan pertama,” pungkas Iraola terkait penampilan Isak.