— TikTok kini tidak hanya menjadi platform untuk berbagi video pendek, tetapi juga membuka berbagai peluang bagi penggunanya untuk mendapatkan penghasilan. Mulai dari mempromosikan produk, menerima hadiah saat LIVE, bekerja sama dengan brand, hingga menjual produk sendiri, ada sejumlah cara mendapatkan uang dari TikTok yang bisa dicoba pada 2026.

Namun, perlu dipahami bahwa tidak semua pengguna TikTok otomatis bisa menghasilkan uang hanya dengan mengunggah video. Beberapa fitur monetisasi memiliki persyaratan tertentu, seperti usia minimal, jumlah pengikut, wilayah akun, hingga kepatuhan terhadap Pedoman Komunitas TikTok.

Besarnya penghasilan yang diperoleh juga berbeda-beda. Pendapatan dapat dipengaruhi oleh jumlah penonton, tingkat engagement, performa penjualan, nilai kerja sama dengan brand, hingga jenis program monetisasi yang diikuti.

Berikut beberapa cara mendapatkan uang dari TikTok yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna.

1. Bergabung dengan TikTok Shop Affiliate

Salah satu cara yang cukup populer untuk mendapatkan uang dari TikTok adalah melalui TikTok Shop Affiliate.

Melalui program ini, kreator dapat mempromosikan produk milik penjual yang tersedia di TikTok Shop. Produk tersebut dapat dimasukkan ke dalam konten video maupun dipromosikan ketika melakukan LIVE.

Jika pengguna lain melakukan pembelian melalui produk yang dipromosikan, kreator berkesempatan mendapatkan komisi.

Besaran komisi dapat berbeda pada setiap produk karena ditentukan berdasarkan ketentuan penjual maupun program promosi yang sedang berlangsung.

Model ini membuat kreator tidak harus memiliki produk sendiri. Kreator dapat memilih produk yang sesuai dengan niche akun, membuat video promosi, kemudian mendapatkan komisi apabila terjadi transaksi.

Beberapa jenis konten yang umum digunakan untuk affiliate antara lain:

  • Review produk;
  • Tutorial penggunaan;
  • Perbandingan produk;
  • Rekomendasi produk;
  • Unboxing;
  • Konten sebelum dan sesudah penggunaan produk;
  • LIVE shopping.

Kreator sebaiknya tetap membuat konten yang informatif dan tidak sekadar mengejar penjualan. Kepercayaan audiens menjadi salah satu faktor penting agar promosi dapat menghasilkan konversi.

2. Mendapatkan Gift dari TikTok LIVE

Pengguna TikTok yang memenuhi persyaratan tertentu juga dapat memperoleh pendapatan melalui aktivitas LIVE.

Ketika melakukan siaran langsung, penonton dapat mengirimkan hadiah virtual atau Gifts kepada kreator.

Gift yang diperoleh dapat berkaitan dengan Diamonds atau sistem reward TikTok. Pengguna yang memenuhi ketentuan kemudian dapat menerima pembayaran berdasarkan mekanisme yang ditetapkan TikTok.

Cara ini banyak dimanfaatkan oleh kreator yang memiliki audiens aktif.

Konten LIVE juga tidak harus selalu berupa hiburan. Kreator dapat melakukan berbagai aktivitas seperti diskusi, tutorial, bermain game, review produk, memasak, hingga melakukan sesi tanya jawab.

Meski demikian, fitur LIVE Gifts tidak selalu tersedia untuk seluruh akun karena terdapat persyaratan usia, akun, wilayah, dan ketentuan lainnya.

3. Mendapatkan Uang dari Video Gifts

Selain melalui LIVE, TikTok juga memiliki fitur Video Gifts yang memungkinkan penonton mengirimkan hadiah pada video kreator tertentu.

Konsepnya hampir serupa dengan hadiah dalam LIVE. Perbedaannya, pengguna dapat memberikan gift melalui konten video yang telah diunggah.

Ketersediaan Video Gifts bergantung pada kelayakan akun dan negara atau wilayah tempat pengguna berada.

Karena itu, pengguna dapat memeriksa menu monetisasi pada TikTok Studio untuk mengetahui apakah fitur tersebut telah tersedia pada akunnya.

4. Mendapatkan Kerja Sama Brand melalui TikTok One

Kreator yang telah membangun audiens juga dapat memperoleh penghasilan melalui kerja sama dengan perusahaan atau brand.

TikTok menyediakan TikTok One sebagai platform yang mempertemukan kreator dengan peluang bisnis dan pengiklan.

TikTok menjelaskan bahwa TikTok One memungkinkan kreator menemukan peluang monetisasi dan berkolaborasi dengan brand.

Pada 2026, TikTok One memiliki beberapa skema pembayaran untuk kreator.

Pembayaran tersebut dapat berupa bayaran tetap, bagi hasil berdasarkan performa, maupun kombinasi antara bayaran tetap dan bagi hasil.

Beberapa jenis proyek yang tersedia di TikTok One antara lain Creator Marketing, Branded Buzz, Spark Opportunity Program, dan TikTok Creative Challenge.

Untuk mengikuti TikTok One, kreator setidaknya harus berusia 18 tahun, berada di wilayah yang mendukung layanan tersebut, serta mematuhi Pedoman Komunitas dan Kebijakan Branded Content TikTok.

TikTok juga menyebut bahwa untuk berpartisipasi dalam peluang brand tertentu, kreator setidaknya membutuhkan lebih dari 1.000 followers. Persyaratan tambahan dapat berbeda pada setiap proyek.

5. Menerima Endorsement dari Brand

Selain melalui platform resmi TikTok One, kreator juga dapat bekerja sama secara langsung dengan brand.

Biasanya perusahaan akan menawarkan pembayaran kepada kreator untuk mempromosikan produk atau layanan melalui video.

Nilai endorsement tidak memiliki standar tetap.

Harga kerja sama dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti:

  • Jumlah followers;
  • Jumlah rata-rata views;
  • Engagement rate;
  • Niche akun;
  • Demografi audiens;
  • Kualitas konten;
  • Reputasi kreator;
  • Durasi kerja sama.

Kreator dengan jumlah followers kecil sekalipun masih berpotensi mendapatkan endorsement apabila mempunyai audiens yang spesifik dan engagement yang bagus.

Sebagai contoh, akun dengan niche kecantikan, teknologi, otomotif, makanan, keuangan, atau parenting dapat memiliki nilai komersial tersendiri bagi brand yang memiliki target konsumen serupa.

6. Menjual Produk Sendiri melalui TikTok Shop

TikTok juga bisa dimanfaatkan sebagai saluran pemasaran bagi pengguna yang mempunyai bisnis sendiri.

Pemilik usaha dapat menjual produk melalui TikTok Shop kemudian mempromosikannya menggunakan konten video maupun LIVE.

Pendapatan dalam skema ini bukan berasal langsung dari TikTok, melainkan dari keuntungan penjualan produk.

Konten TikTok dapat membantu penjual menjangkau konsumen lebih luas tanpa sepenuhnya bergantung pada iklan berbayar.

Beberapa format konten yang dapat digunakan misalnya demonstrasi produk, testimoni pelanggan, proses produksi, edukasi, hingga video yang mengikuti tren.

7. Menawarkan Jasa melalui TikTok

TikTok juga dapat digunakan untuk mendapatkan klien.

Pengguna yang memiliki keahlian tertentu dapat menjadikan TikTok sebagai portofolio sekaligus saluran promosi jasa.

Misalnya, seorang desainer grafis dapat mengunggah proses pembuatan desain. Fotografer dapat menampilkan hasil foto, sementara editor video dapat membuat tutorial atau menunjukkan hasil editing.

Jenis jasa yang dapat dipromosikan melalui TikTok sangat beragam, antara lain:

  • Desain grafis;
  • Editing video;
  • Fotografi;
  • Digital marketing;
  • SEO;
  • Pembuatan website;
  • Konsultasi;
  • Kursus online;
  • Makeup artist;
  • Jasa penulisan.

Dalam metode ini, TikTok berfungsi sebagai sarana mendapatkan calon konsumen. Transaksi kemudian dapat dilakukan sesuai mekanisme bisnis masing-masing.

8. Menjadi Kreator Konten untuk Brand

Pengguna TikTok juga bisa mendapatkan uang tanpa harus menjadi influencer besar.

Salah satu model yang berkembang adalah pembuatan User Generated Content atau UGC.

Melalui model ini, kreator membuat video yang nantinya digunakan oleh sebuah brand sebagai materi pemasaran.

Kreator dibayar berdasarkan jasa pembuatan konten, bukan semata-mata berdasarkan jumlah followers.

Konten dapat berupa review produk, demonstrasi penggunaan, testimonial-style video, hingga video pendek yang kemudian digunakan perusahaan untuk kebutuhan iklan.

TikTok One juga menyediakan berbagai model proyek yang memungkinkan kreator memperoleh pembayaran berdasarkan pembuatan konten maupun performa materi iklan.

Apakah Banyak Followers Wajib untuk Mendapatkan Uang dari TikTok?

Tidak semua metode mendapatkan uang dari TikTok membutuhkan jumlah followers yang sangat besar.

Untuk menjalankan affiliate maupun menjual produk sendiri, kemampuan menghasilkan konten yang mampu menarik pembeli dapat menjadi faktor lebih penting dibandingkan jumlah followers semata.

Sementara untuk program tertentu seperti proyek brand di TikTok One, TikTok menetapkan persyaratan khusus.

Per Juli 2026, TikTok menyebut kreator yang ingin mengikuti proyek tertentu di TikTok One membutuhkan sedikitnya 1.000 followers serta memenuhi persyaratan tambahan dari masing-masing brand.

Dengan demikian, akun dengan followers relatif sedikit tetap memiliki peluang mendapatkan uang selama mampu membangun audiens yang aktif.

Cara Mengecek Fitur Monetisasi di TikTok

Tidak semua akun memiliki menu monetisasi yang sama.

Pengguna dapat memeriksanya langsung melalui aplikasi TikTok dengan membuka:

Profil → Menu → TikTok Studio → Monetisasi

Nama dan susunan menu dapat berubah mengikuti versi aplikasi dan jenis akun.

Pada bagian tersebut biasanya akan ditampilkan program monetisasi yang tersedia atau dapat diikuti oleh pengguna.

Untuk TikTok One, TikTok juga menyediakan akses melalui Creator Marketplace di TikTok Studio. Kreator dapat mendaftarkan profil, menentukan informasi seperti tarif awal, bahasa, kontak, hingga industri yang diminati.

Tips Agar TikTok Lebih Cepat Menghasilkan Uang

Mendapatkan penghasilan dari TikTok membutuhkan konsistensi dan strategi.

Langkah pertama adalah menentukan niche akun agar algoritma maupun audiens lebih mudah memahami jenis konten yang dibuat.

Selanjutnya, buat konten secara rutin dengan memperhatikan kualitas video, pembukaan yang menarik, durasi, serta kebutuhan penonton.

Kreator juga sebaiknya tidak hanya mengejar jumlah followers.

Views, engagement, tingkat klik produk, konversi penjualan, hingga kepercayaan audiens dapat memberikan pengaruh yang jauh lebih besar terhadap potensi penghasilan.

Untuk pemula, TikTok Shop Affiliate dapat menjadi salah satu pilihan yang relatif mudah dicoba karena kreator tidak perlu mempunyai produk sendiri.

Setelah akun berkembang, sumber pendapatan dapat diperluas melalui LIVE, kerja sama brand, penjualan produk, TikTok One, maupun jasa pembuatan konten.

Pada akhirnya, TikTok dapat menjadi salah satu platform untuk mendapatkan penghasilan, tetapi jumlah uang yang diperoleh setiap pengguna tidak dapat dipastikan. Hasilnya tetap bergantung pada performa konten, metode monetisasi yang digunakan, ketentuan TikTok, dan respons audiens.