— Drama Korea Four Hands, Two Sonatas siap menyapa para penonton dengan menyuguhkan alur cerita yang berfokus pada fase pendewasaan karakter utamanya. Serial ini menampilkan perjalanan hidup Kang Bi O, Choi Jeong Yo, serta Hong Jae In saat memasuki usia dewasa. Drama Four Hands, Two Sonatas dijadwalkan tayang perdana pada 19 September.

Image

Deretan foto terbaru yang dirilis memperlihatkan ketiganya menjalani babak baru kehidupan di usia 27 tahun dengan dinamika yang berbeda. Kang Bi O kini dikenal sebagai seorang pianis berkaliber internasional, sementara Hong Jae In mendampinginya sebagai manajer. Di sisi lain, Choi Jeong Yo kembali muncul ke publik tatkala mengikuti sebuah kompetisi konduktor usai menghilang selama sembilan tahun.

1/3
Image
Image
Image

Pandangan Para Pemain Mengenai Karakter

Terkait transisi dari masa remaja menuju dewasa, Song Kang membagikan sudut pandangnya mengenai tokoh yang ia perankan. “Kang Bi O adalah orang yang sama, tetapi suasana dan nada emosionalnya telah berubah seiring berjalannya waktu. Jika Kang Bi O yang berusia 17 tahun sedikit lebih sensitif dan terdorong untuk mengejar kesempurnaan, aku ingin menggambarkan Kang Bi O yang berusia 27 tahun sebagai seseorang yang telah tumbuh lebih dewasa dan mengembangkan kedalaman emosional yang lebih besar melalui berbagai pengalaman,” ujar Song Kang.

Sementara itu, Lee Jun Young memberikan tanggapannya terkait pendalaman peran tersebut. “Aku pikir yang terpenting adalah memastikan bahwa perkembangan emosional yang terjadi pada karakter terlihat secara alami dan tidak terasa canggung,” tambahnya.

Adapun Jang Gyuri turut membagikan pandangannya mengenai sosok Hong Jae In. “Aku pikir Hong Jae In yang berusia 27 tahun akan mengembangkan berbagai lapisan emosi melalui berbagai pengalaman, seperti menghadapi momen ketika Hong Jae In harus menyerah pada apa yang disukai atau merasa bingung mengenai orang yang disukai,” ungkapnya.

Sinopsis Singkat Serial

Cerita bermula dari sosok Kang Bi O yang diperankan oleh Song Kang, seorang siswa SMA Seni Korea berprestasi dengan keahlian bermain piano yang luar biasa. Dikenal sebagai pribadi yang perfeksionis, ia selalu menduduki peringkat teratas dalam bidang akademik maupun musik serta digadang-gadang memenangkan berbagai kompetisi piano bergengsi dunia.

Konflik mulai bergulir ketika ia harus berhadapan dengan Choi Jeong Yo yang diperankan oleh Lee Jun Young. Sebagai pianis jenius dengan latar belakang kurang beruntung, Choi Jeong Yo sebelumnya sempat mengabaikan bakatnya sebelum akhirnya muncul di SMA Seni Korea dan bertemu dengan Kang Bi O.