— Singapura telah menetapkan 23 pemain yang akan dibawa ke ajang perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Pelatih Gavin Lee kembali memanggil winger senior Faris Ramli setelah pemain Tampines Rovers tersebut sempat lama absen akibat cedera.

Selain Faris, Lee juga memberikan kesempatan pertama kepada gelandang FC Jurong, Haziq Kamarudin, untuk memperkuat tim senior. Singapura tergabung di Division 1 dan akan mengawali kiprahnya dengan menghadapi Timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 25 September 2026.

Faris Ramli Kembali Perkuat The Lions

Faris Ramli kembali masuk dalam rencana Gavin Lee setelah terakhir kali dipanggil pada November 2025. Dalam pertandingan ketika Singapura mengalahkan Hong Kong dengan skor 2-1 dan memastikan tiket ke Piala Asia 2027, Faris hanya berada di bangku cadangan.

Setelah itu, pemain berusia 34 tahun tersebut harus menepi hampir sepanjang musim 2025/2026 karena mengalami cedera lutut. Kondisi tersebut membuatnya cukup lama tidak memperkuat tim nasional.

Kini Faris telah kembali bermain bersama Tampines Rovers. Bahkan, ia langsung menunjukkan kontribusi ketika mencetak gol dalam pertandingan AFC Champions League Two melawan Shanghai Shenhua pada 17 September. Namun, gol tersebut belum mampu menghindarkan Tampines Rovers dari kekalahan 1-2.

Kembalinya Faris memberikan pilihan tambahan bagi Lee di sektor sayap. Pengalaman pemain senior tersebut juga menjadi salah satu modal Singapura menghadapi rangkaian pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.

Haziq Kamarudin Dapat Kesempatan Debut

Gavin Lee turut memasukkan nama Haziq Kamarudin dalam daftar 23 pemain Singapura. Pemain FC Jurong itu mendapatkan panggilan pertamanya ke tim senior setelah tampil konsisten di Singapore Premier League.

Lee mengatakan staf pelatih telah memantau perkembangan Haziq dalam beberapa waktu terakhir. Konsistensi dan kemauannya bekerja untuk kepentingan tim menjadi alasan pemain tersebut mendapatkan kesempatan.

Menurut Lee, sikap tersebut penting dalam membangun tim nasional yang mampu menghadapi persaingan internasional. Debut Haziq sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi dalam skuad Singapura.

Kehadiran pemain baru tersebut melengkapi sejumlah nama berpengalaman yang masih dipercaya Lee. Pelatih berusia 36 tahun itu mencoba menggabungkan pemain senior dengan talenta yang baru mendapatkan kesempatan di level internasional.

Safuwan Baharudin Masuk Skuad, Ikhsan Fandi Cedera

Selain Faris, Singapura juga kembali diperkuat Safuwan Baharudin dan Irfan Najeeb. Keduanya sebelumnya tidak masuk skuad pada ASEAN Championship terakhir.

Safuwan absen dalam ajang tersebut karena harus menjalankan kewajiban bersama klubnya, Selangor, di Malaysia. Kini, bek senior itu kembali tersedia dan menjadi bagian dari skuad Singapura untuk FIFA ASEAN Cup 2026.

Namun, Lee tidak dapat memasukkan Ikhsan Fandi ke dalam daftar pemain. Striker tersebut masih menjalani pemulihan akibat cedera tulang rusuk sehingga harus melewatkan turnamen.

Absennya Ikhsan membuat Singapura harus mengandalkan pilihan pemain lain di lini depan. Sementara itu, kehadiran Faris menjadi tambahan pengalaman di sektor serangan menjelang pertandingan pertama melawan Indonesia.

Singapura Hadapi Indonesia pada Laga Pembuka

Singapura berada di Division 1 FIFA ASEAN Cup 2026 bersama tujuh tim lainnya. Selain The Lions, terdapat Indonesia sebagai tuan rumah, Vietnam, Thailand, Malaysia, Filipina, Bangladesh, dan Pakistan.

Pertandingan pertama Singapura langsung mempertemukan mereka dengan Timnas Indonesia. Duel tersebut dijadwalkan berlangsung di SUGBK, Jakarta, pada 25 September 2026.

Setelah menghadapi Indonesia, Singapura masih akan menjalani dua pertandingan lainnya. Bangladesh menjadi lawan berikutnya di SUGBK pada 28 September, sebelum Singapura bertemu Malaysia di Bandung pada 1 Oktober.

Format kompetisi menetapkan juara grup akan melaju ke partai final. Sementara itu, tim yang mengakhiri fase grup di posisi kedua akan mendapatkan kesempatan bertanding dalam perebutan tempat ketiga.

Dengan jadwal tersebut, Singapura harus segera beradaptasi sejak pertandingan pertama. Laga kontra Indonesia juga menjadi ujian awal bagi skuad yang memadukan pemain berpengalaman seperti Faris dan Safuwan dengan pemain yang baru mendapatkan kesempatan internasional.

Gavin Lee Siapkan Tim Hadapi Persaingan

Gavin Lee memahami bahwa perjalanan Singapura di turnamen tersebut tidak akan berlangsung mudah. Menurutnya, tim harus siap menghadapi pertandingan yang menghasilkan situasi berbeda, termasuk ketika permainan tidak berjalan sesuai rencana.

Pelatih Singapura itu menilai pengalaman menghadapi berbagai kondisi pertandingan akan menjadi bagian penting dalam perkembangan tim nasional. Karena itu, skuadnya diharapkan mampu mengambil pelajaran dari setiap laga yang dijalani.

Lee juga menekankan pentingnya respons pemain ketika menghadapi kesulitan. Menurutnya, tim harus mampu melewati rintangan, mengevaluasi pengalaman tersebut, kemudian kembali melangkah bersama.

Persiapan Singapura kini memasuki tahap penting menjelang pertandingan perdana. Kembalinya Faris Ramli menjadi salah satu sorotan karena winger tersebut baru kembali setelah periode panjang akibat cedera.

Di saat yang sama, debut Haziq Kamarudin menunjukkan adanya upaya Lee memberikan ruang kepada pemain yang berkembang di kompetisi domestik. Kombinasi pengalaman dan pemain baru itu akan dibawa Singapura ketika mereka memulai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi Indonesia di Jakarta.