Market

Harga Perak Antam Naik Rp 150 Jadi Rp 36.750 per Gram pada 27 Oktober, Simak Rincian Terbarunya

Harga perak Antam naik Rp 150 menjadi Rp 36.750 per gram pada 27 Oktober 2026. Simak harga perak batangan dan pergerakan emas dunia.

Harga Perak Antam Naik Rp 150 Jadi Rp 36.750 per Gram pada 27 Oktober, Simak Rincian Terbarunya
Foto: Dok. PT Aneka Tambang Tbk

Harga perak murni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam mengalami kenaikan pada perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026. Berdasarkan data di laman Logam Mulia, harga perak naik Rp 150 menjadi Rp 36.750 per gram.

Kenaikan tersebut terjadi setelah harga perak Antam mengalami tekanan dalam beberapa perdagangan sebelumnya. Di pasar internasional, harga perak spot juga bergerak menguat tipis, sementara harga emas dunia justru melemah pada awal perdagangan Asia di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS).

Harga Perak Antam untuk Ukuran 250 Gram dan 500 Gram

Berdasarkan informasi yang tercantum di laman Logam Mulia, harga dasar perak Antam dengan berat 250 gram pada Selasa (27/10/2026) ditetapkan sebesar Rp 9.587.500.

Apabila memperhitungkan PPN 11 persen, harga perak batangan ukuran tersebut menjadi Rp 10.642.125. Sementara itu, perak murni dengan berat 500 gram dibanderol Rp 18.375.000 sebelum pajak.

Setelah ditambahkan PPN 11 persen, harga perak Antam ukuran 500 gram mencapai Rp 20.396.250. Perbedaan harga berdasarkan ukuran ini perlu diperhatikan calon pembeli sebelum melakukan transaksi.

Kenaikan harga harian sebesar Rp 150 per gram menunjukkan pergerakan positif setelah harga perak mengalami penurunan pada perdagangan sebelumnya. Meski demikian, perubahan harga harian belum cukup untuk menggambarkan arah pergerakan logam mulia dalam jangka panjang.

Harga Perak Sempat Mengalami Penurunan

Sebelum menguat pada Selasa, harga perak Antam tercatat mengalami pelemahan. Dalam data yang disampaikan, harga perak turun Rp 300 menjadi Rp 36.600 per gram pada perdagangan sebelumnya.

Harga perak juga sempat terkoreksi lebih dalam sebesar Rp 1.950 hingga berada di level Rp 36.900 per gram. Rangkaian perubahan tersebut memperlihatkan bahwa harga perak batangan dapat bergerak naik maupun turun dalam waktu berdekatan.

Namun, terdapat ketidaksesuaian tanggal pada data perdagangan sebelumnya yang dicantumkan dalam informasi tersebut. Karena itu, urutan tanggal dan harga historis perlu dikonfirmasi kembali melalui laman resmi Logam Mulia.

Di pasar global, harga perak spot berdasarkan data Kitco naik 0,04 persen menjadi US$ 53,86 per ons saat informasi tersebut ditulis. Penguatan ini relatif terbatas dibandingkan perubahan harga yang dapat terjadi ketika pasar merespons perkembangan ekonomi dan kebijakan moneter.

Harga Emas Dunia Tertekan Penguatan Dolar AS

Berbeda dengan perak, harga emas dunia bergerak melemah pada awal perdagangan Asia, Selasa (27/10/2026). Pergerakan tersebut berlangsung ketika dolar AS menguat dan memberikan tekanan terhadap komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut.

Harga emas spot turun 0,1 persen menjadi US$ 4.013,70 per troy ounce pada pukul 00.45 GMT. Adapun emas berjangka AS untuk pengiriman Desember terkoreksi 0,3 persen ke level US$ 4.027,10 per troy ounce.

Pelaku pasar juga mencermati pertemuan kebijakan Federal Reserve AS yang dijadwalkan berlangsung pada pekan tersebut. Keputusan dan pernyataan bank sentral AS menjadi perhatian investor untuk memperoleh petunjuk mengenai prospek suku bunga.

Pergerakan dolar AS dan ekspektasi suku bunga dapat memengaruhi minat investor terhadap logam mulia. Meski harga perak Antam menguat pada perdagangan domestik, investor tetap perlu memperhatikan perubahan harga global serta ketentuan pajak dalam menghitung nilai pembelian.