Saham

IHSG Rebound 0,50% ke Level 5.398, Lima Saham Ini Masuk Top Gainers Termasuk TGUK

IHSG rebound 0,50% ke 5.398 pada Selasa, 27 Oktober 2026. Lima saham masuk top gainers, dipimpin TGUK yang melesat 27,16%.

IHSG Rebound 0,50% ke Level 5.398, Lima Saham Ini Masuk Top Gainers Termasuk TGUK
Foto: BeritaNasional/Oke Atmadja

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan pemulihan pada perdagangan sesi I, Selasa (27/10/2026), setelah sempat dibuka di zona merah. Indeks terkoreksi 6,43 poin atau 0,12% ke level 5.366,6 sebelum berbalik menguat hingga 0,50% ke posisi 5.398.

Pergerakan IHSG berlangsung fluktuatif dengan rentang 5.356 hingga 5.403. Di tengah pemulihan indeks tersebut, lima saham mencatatkan kenaikan signifikan dan masuk dalam daftar top gainers, dengan PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) memimpin setelah harganya melonjak lebih dari 27%.

Aktivitas Perdagangan Saham di Bursa

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 782,2 juta saham telah berpindah tangan pada menit-menit awal perdagangan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 277,8 miliar, sedangkan frekuensi perdagangan mencapai 49,27 kali transaksi.

Pergerakan saham secara keseluruhan masih menunjukkan dinamika yang beragam. Sebanyak 292 saham menguat, sementara 149 saham melemah dan 522 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa penguatan IHSG terjadi di tengah pergerakan saham yang belum sepenuhnya seragam. Investor masih mencermati peluang kenaikan sekaligus risiko tekanan lanjutan di pasar.

BRI Danareksa Sekuritas Melihat Peluang Technical Rebound

BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan IHSG berpeluang bergerak konsolidatif dengan kemungkinan mengalami technical rebound. Peluang pemulihan tersebut bergantung pada kemampuan indeks mempertahankan area support di kisaran 5.326–5.246.

Meski mulai menguat, IHSG belum berhasil menembus resistance terdekat di level 5.455. Jika tekanan jual mereda dan area support tetap terjaga, indeks berpotensi kembali menguji resistance 5.455–5.545.

Dalam analisis teknikalnya, BRI Danareksa Sekuritas menilai tren IHSG masih bearish. Hal ini tercermin dari posisi indeks yang berada di bawah rata-rata pergerakan MA20 pada 5.774 dan MA200 di level 6.933.

Indikator MACD juga masih berada di wilayah negatif, dengan garis MACD di bawah garis sinyal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa momentum penguatan belum cukup untuk mengonfirmasi perubahan tren secara menyeluruh.

Untuk perdagangan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas memilih tiga saham yang masuk dalam daftar rekomendasi, yakni BBNI, TLKM, dan AADI.

TGUK Memimpin Daftar Lima Saham Top Gainers

Di antara saham yang menguat pada awal sesi I, TGUK mencatat kenaikan paling tinggi. Saham PT Platinum Wahab Nusantara Tbk melonjak 27,16% ke harga Rp 103.

Berikutnya, PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS) naik 21,59% menjadi Rp 107. PT Andira Agro Tbk (ANDI) juga mencatat penguatan sebesar 20% ke level Rp 42.

Dua saham lainnya turut masuk dalam daftar lima besar top gainers. PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP) menguat 15,74% menjadi Rp 2.500, sedangkan PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT) naik 14,29% ke posisi Rp 8.

Kenaikan kelima saham tersebut berada di rentang 14% hingga 27%. Meski demikian, penguatan harga pada awal perdagangan tidak selalu berlanjut hingga penutupan sesi. Investor tetap perlu memperhatikan likuiditas, perkembangan harga, serta risiko volatilitas sebelum mengambil keputusan transaksi.