— Kebakaran melanda permukiman warga di Dusun Setieng, Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Sabtu (12/9/2026) pagi.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 08.00 WIB dan dengan cepat berdampak pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi. Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh HP yang meledak saat sedang diisi daya.

Sedikitnya 12 unit bangunan dilaporkan terdampak dalam kebakaran tersebut. Satu rumah yang disebut menjadi titik awal kebakaran merupakan milik Bu Juli (45), warga RT 02/RW 07.

Rumah tersebut dihuni satu kepala keluarga dengan empat jiwa. Api kemudian merambat dan berdampak pada sejumlah rumah warga lainnya di sekitar lokasi.

Sejumlah Rumah Warga Terdampak

Data sementara yang dihimpun pada Sabtu pagi mencatat sejumlah warga terdampak kebakaran.

Mereka antara lain Mahbub Rohman (53) dengan empat jiwa, termasuk seorang balita; Walmunar (55) dengan lima jiwa; Ibu Kusoyin (73); Ahmad Sidiq dengan tiga jiwa; Pak Rozaki dengan empat jiwa, termasuk satu balita; serta Pribadi dengan lima jiwa.

Selain itu, terdapat Pak Tarjih dengan empat jiwa, Haji Badawi dengan dua jiwa, Purwanto dengan tiga jiwa, dan Iwan dengan empat jiwa.

Kebakaran juga berdampak pada kandang kambing milik Ibnu Mazid.

Korban Mengalami Luka Bakar

Peristiwa kebakaran tersebut juga menyebabkan korban mengalami luka bakar.

Korban bernama Afif (32), yang disebut merupakan anak dari Bu Juli, telah dibawa ke RSUD untuk mendapatkan penanganan medis.

Data sementara mengenai tingkat luka bakar korban masih berbeda. Salah satu informasi menyebut korban mengalami luka bakar 90 persen, sedangkan data lainnya mencatat luka bakar sebesar 54 persen.

Dengan adanya perbedaan data tersebut, kondisi dan tingkat luka bakar korban masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak terkait.

Polisi Amankan Lokasi Kebakaran

Personel Polres Wonosobo turut diterjunkan untuk mendukung proses penanganan dan evakuasi di lokasi kebakaran.

Personel lalu lintas melakukan pengamanan serta pengaturan jalur guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan proses evakuasi.

Hingga saat ini, data mengenai jumlah bangunan terdampak, korban, kerugian material, serta penyebab kebakaran masih dapat berubah.

Dugaan awal menyebut kebakaran dipicu HP yang meledak ketika sedang diisi daya. Namun, penyebab tersebut masih menunggu informasi dan penanganan lebih lanjut dari pihak berwenang.

“Data akan terus di update ketika ada informasi baru”