Sepakbola

Ketegangan Massimiliano Allegri dan Kevin De Bruyne Warnai Kekalahan Napoli 1-3 dari Villarreal di Liga Champions

Napoli tumbang 1-3 dari Villarreal dan menelan kekalahan kedua di Liga Champions. Allegri juga terlibat adu argumen dengan De Bruyne.

Ketegangan Massimiliano Allegri dan Kevin De Bruyne Warnai Kekalahan Napoli 1-3 dari Villarreal di Liga Champions
Foto: REUTERS/Pablo Morano

Napoli kembali gagal meraih hasil positif di Liga Champions 2026/2027. Bertandang ke markas Villarreal, klub asal Italia tersebut harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 1-3 setelah sempat unggul lebih dahulu melalui gol Amir Rrahmani.

Kekalahan ini semakin menjadi sorotan karena muncul ketegangan antara pelatih Massimiliano Allegri dan gelandang Kevin De Bruyne. Keduanya terlihat terlibat perdebatan di tengah pertandingan, ketika Napoli berusaha mempertahankan keunggulan dan mengatur kembali keseimbangan permainan.

Gol Cepat Napoli Tak Mampu Dipertahankan

Napoli memulai pertandingan di Stadion El Madrigal pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB dengan cukup meyakinkan. Tim berjuluk Partenopei itu berhasil membuka keunggulan ketika laga baru berjalan delapan menit melalui Amir Rrahmani.

Gol tersebut sempat memberi Napoli modal untuk mengendalikan jalannya pertandingan. Namun, Villarreal tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk merespons dan mulai meningkatkan tekanan terhadap pertahanan tim tamu.

Tuan rumah menyamakan kedudukan pada menit ke-23 lewat Georges Mikautadze. Setelah gol itu, Villarreal semakin percaya diri dalam membangun serangan dan memanfaatkan celah di barisan pertahanan Napoli.

Santiago Mourino kemudian membawa Villarreal berbalik unggul, sebelum Tani Oluwaseyi menambah gol untuk memastikan kemenangan 3-1. Napoli pun harus meninggalkan pertandingan tanpa membawa pulang poin.

Allegri dan De Bruyne Berselisih di Lapangan

Selain hasil akhir, perhatian tertuju pada interaksi Allegri dan De Bruyne selama babak pertama. Menurut laporan Gazzetta dello Sport, pelatih Napoli tersebut menginginkan De Bruyne bermain lebih dalam untuk membantu menjaga keseimbangan lini tengah.

Instruksi itu berkaitan dengan rencana Allegri memberikan ruang lebih besar kepada Scott McTominay untuk bergerak maju dan mendukung serangan. Namun, De Bruyne disebut tidak menjalankan peran sesuai keinginan sang pelatih.

Allegri beberapa kali terlihat memberikan arahan dari pinggir lapangan. De Bruyne kemudian menunjukkan reaksi emosional dan membuat gestur dengan kedua lengannya, sementara situasi tersebut turut memengaruhi suasana di antara para pemain Napoli.

Setelah pertandingan, Allegri menjelaskan alasan di balik perbedaan pandangan tersebut. Ia menyebut McTominay memiliki kemampuan teknik yang dapat dimanfaatkan lebih maksimal dalam situasi menyerang.

Menurut Allegri, De Bruyne diminta mundur agar McTominay bisa menempati posisi lebih maju. Namun, ia mengakui instruksi itu tidak tersampaikan dengan baik sehingga keduanya tidak mencapai pemahaman yang sama.

Napoli Harus Bangkit pada Pertandingan Berikutnya

Hasil melawan Villarreal membuat Napoli menelan dua kekalahan beruntun di Liga Champions. Sebelumnya, mereka kalah 0-1 dari Arsenal pada pertandingan pembuka.

Napoli kini perlu segera membenahi permainan sebelum menghadapi Bodo/Glimt pada laga berikutnya. Selain memperbaiki pertahanan, tim asuhan Allegri juga harus memastikan koordinasi antarpemain berjalan lebih baik agar perselisihan di lapangan tidak mengganggu upaya mereka meraih poin.