— Kontingen Indonesia kembali menghadapi jadwal padat pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Pada Selasa, 22 September 2026, atlet Merah Putih dari 18 cabang olahraga dijadwalkan turun ke arena untuk mengejar kemenangan, tiket babak berikutnya, hingga peluang meraih medali.

Bulu tangkis menjadi salah satu cabang yang mendapat perhatian karena tim beregu putra dan putri sama-sama menjalani pertandingan perempat final. Selain itu, sejumlah atlet Indonesia juga melanjutkan persaingan di wushu, tenis, menembak, anggar, karate, bola voli, sepak takraw, berkuda, dan renang yang tersebar di Cluster Aichi serta Cluster Tokyo.

Bulu Tangkis Beregu Hadapi Lawan Berat

Persaingan di sektor beregu bulu tangkis memasuki fase penting. Tim putri Indonesia akan berhadapan dengan Chinese Taipei pada babak perempat final. Putri Kusuma Wardani dan kawan-kawan harus mengamankan kemenangan untuk menjaga langkah menuju semifinal.

Pada sektor putra, Fajar Alfian dan rekan-rekannya mendapat tantangan dari Malaysia. Pertemuan kedua negara menjadi salah satu pertandingan yang dinantikan karena rivalitas kedua tim di kancah bulu tangkis Asia.

Hasil dari dua pertandingan tersebut akan menentukan peluang Indonesia melanjutkan perjalanan hingga perebutan medali.

Wushu dan Tenis Ramaikan Persaingan Cluster Aichi

Sejumlah atlet Indonesia juga menjalani agenda penting di Cluster Aichi. Dari cabang wushu, Ahmad Ghozali Fuaiz dan Terrence Tjahyadi tampil pada nomor gabungan nanquan dan nangun.

Persaingan dari nomor sanda juga melibatkan beberapa wakil Indonesia. Mereka adalah Tharisa Dea Florentina, Thania Kusumaningtyas, Fereddy Sinaga, Bintang Reindra Nada Guitara, Samuel Marbun, dan Jumanta.

Sementara itu, cabang tenis mempertandingkan fase grup nomor tunggal putra dan putri. Empat petenis Indonesia, yakni Allif Nafiah, Tio Juliandi Hutauruk, Muhammad Reza Falevi, dan Siti Nur Arasy, dijadwalkan menghadapi lawan-lawan dari negara Asia lainnya.

Menembak, Anggar, dan Karate Kejar Tiket Babak Berikutnya

Dari arena menembak, Fathur Gustafian berpasangan dengan Dominique Rachmawati Karini pada nomor mixed team 10m air rifle. Woli Hamsan dan Yemima Natalia Sinaga juga turun dalam kualifikasi skeet putra dan putri.

Cabang anggar menghadirkan Aldo Pratama Arjoni pada nomor men’s foil individual serta Fadilah Aprilia Budifirdausi di women’s epee individual. Keduanya harus melewati persaingan fase grup sebelum melanjutkan perjalanan ke babak gugur.

Di karate, Cok Istri Agung SanistyaranI dijadwalkan langsung tampil di babak 16 besar nomor kumite 55 kg putri. Ia akan menghadapi wakil India.

Cabang olahraga beregu lainnya juga menjadi bagian dari agenda Indonesia. Tim putri bola voli menghadapi Chinese Taipei dalam perebutan posisi kelima, sedangkan tim sepak takraw putri bertemu Jepang pada fase Grup A.

Atlet Indonesia Beraksi di Cluster Tokyo

Perjuangan kontingen Indonesia turut berlangsung di Cluster Tokyo. Dari cabang berkuda, Marcho Alexandro, Muhamad Zaki, Fergi Tri Nur Fajar, dan Steven Menayang tampil pada nomor eventing.

Nomor tersebut menguji kemampuan atlet bersama kuda tunggangan melalui rangkaian dressage dan cross country. Performa konsisten menjadi bagian penting dalam persaingan di nomor tersebut.

Sementara itu, Olympic Aquatics Centre menjadi lokasi perjuangan para perenang Indonesia. Nadia Aisha Nurazmi turun pada 100 meter gaya bebas putri, sedangkan Adelia Chantika Aulia bertanding di nomor 200 meter gaya punggung putri.

Pada nomor estafet 4×100 meter gaya ganti putra, Indonesia menurunkan Jason Donovan Yusuf, Joe Aditya Wijaya Kurniawan, Arya Adrean Putra Haryono, dan Kevin Erlangga Prayitno.

Padatnya agenda pada 22 September membuat kontingen Indonesia harus menjaga konsistensi di berbagai arena. Sejumlah pertandingan menjadi penentu langkah menuju babak selanjutnya, sementara cabang lainnya langsung menghadirkan persaingan untuk posisi dan medali.