Sepakbola

Liverpool vs Villarreal di Liga Champions, Andoni Iraola Hadapi Mantan Asistennya

Laga Liverpool vs Villarreal berpotensi menarik. Ini menjadi panggung adu taktik guru melawan murid di kursi kepelatihan.

Liverpool vs Villarreal di Liga Champions, Andoni Iraola Hadapi Mantan Asistennya

Pertandingan Liverpool melawan Villarreal pada lanjutan Liga Champions 2026/2027 menghadirkan cerita menarik di luar persaingan kedua tim. Duel yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Anfield, Rabu (21/10/2026) dini hari pukul 02:00 WIB, akan mempertemukan dua pelatih yang memiliki hubungan dekat, yakni Andoni Iraola dan Inigo Perez.

Iraola yang kini menangani Liverpool akan beradu strategi dengan mantan asistennya di Rayo Vallecano, Inigo Perez, yang saat ini menjadi juru taktik Villarreal. Pertemuan tersebut menghadirkan nuansa reuni sekaligus persaingan antara dua sosok yang pernah bekerja bersama dalam satu tim kepelatihan.

Hubungan keduanya bahkan telah terjalin jauh sebelum berkarier sebagai pelatih. Iraola dan Perez pernah sama-sama memperkuat Athletic Bilbao ketika masih aktif bermain, sebelum kembali dipertemukan dalam struktur kepelatihan Rayo Vallecano.

Perez, yang kini berusia 38 tahun, mulai merintis karier kepelatihan setelah memutuskan pensiun sebagai pemain pada musim panas 2022. Ketika itu, Iraola langsung mengajaknya bergabung sebagai asisten pelatih.

Pengalaman bekerja bersama membuat Iraola memahami karakter dan pendekatan taktik mantan asistennya tersebut. Pelatih berusia 44 tahun itu pun mengaku antusias menyambut kesempatan menghadapi Perez sebagai lawan.

“Begitu dia pensiun, saya langsung merekrutnya sebagai asisten dan kami telah melalui banyak hal bersama, jadi merupakan suatu kehormatan (untuk bertemu dengannya lagi),” ujar Iraola sebagaimana dikutip dari laman resmi UEFA.

Meski memiliki hubungan yang erat, Iraola menyadari bahwa pertandingan kali ini menempatkan keduanya dalam situasi berbeda. Mereka harus mengesampingkan kedekatan pribadi demi membawa tim masing-masing meraih kemenangan.

“Dia mengenal saya, tetapi saya mengikuti perkembangan mereka dan saya mengenal para pemain. Jadi akan terasa aneh, tetapi dalam arti yang baik. Saya sering berbicara dengannya, biasanya tentang sepakbola, keluarga, tetapi karena pertandingan ini semakin dekat, kami tidak berbicara,” lanjutnya.

Sementara itu, Perez mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Iraola terhenti sejak hasil undian Liga Champions memastikan Liverpool dan Villarreal berada dalam jadwal pertandingan yang sama.

Menurutnya, pertemuan di Anfield kemungkinan akan terasa sedikit canggung mengingat kedekatan mereka selama bertahun-tahun, baik sebagai rekan satu tim maupun kolega di jajaran pelatih.

“Kami tumbuh di daerah yang dikenal dengan masyarakatnya yang cenderung tertutup dan tidak banyak bicara. Saya belum berbicara dengannya sejak hasil undian mempertemukan kami,” ungkap Perez.

Ia juga memperkirakan suasana selepas pertandingan akan sangat bergantung pada hasil akhir yang diperoleh kedua tim. Kendati demikian, Perez memastikan persaingan di lapangan tidak akan memengaruhi hubungan baik mereka.

“Nanti, kami mungkin akan saling menyapa dengan sedikit canggung. Setelah pertandingan, siapa pun yang tidak terlalu senang dengan hasilnya mungkin akan langsung pergi. Padahal, hubungan kami sangat baik,” tegasnya.

Pertemuan Liverpool dan Villarreal pun bukan sekadar perebutan tiga poin di Liga Champions. Laga ini sekaligus menjadi ajang pembuktian kemampuan dua pelatih yang pernah berbagi pengalaman dan pemahaman sepak bola, tetapi kini harus saling mengalahkan dari sisi lapangan yang berbeda.