Sepakbola

Alasan Denda Cristiano Ronaldo dari Federasi Portugal Sangat Kecil

Cristiano Ronaldo hanya didenda Rp 5,1 juta oleh FPF akibat meninggalkan kamp Timnas Portugal. Simak alasan di balik kecilnya nominal sanksi tersebut.

Alasan Denda Cristiano Ronaldo dari Federasi Portugal Sangat Kecil
Cristiano Ronaldo Pemain Timnas Portugal (Sumber: X @selecaoportugal)

Federasi Sepakbola Portugal (FPF) menjatuhkan sanksi kepada Cristiano Ronaldo setelah aksinya meninggalkan kamp Timnas Portugal di tengah perhelatan UEFA Nations League pada akhir September lalu. Keputusan tersebut resmi diumumkan oleh pihak federasi pada Senin malam.

Aksi minggat tersebut dipicu oleh kekecewaan Ronaldo yang merasa dibohongi oleh pelatih Jorge Jesus. Sang pemain dikabarkan diminta melakukan pemanasan selama 30 menit namun tidak kunjung dimainkan. Selain itu, Jorge Jesus disebut tidak menepati janji untuk menyampaikan permintaan maaf dalam sesi jumpa pers terkait keputusan tersebut.

Berdasarkan keputusan FPF, Ronaldo dijatuhi hukuman berupa larangan bermain selama 30 hari serta denda sebesar 255 Euro atau setara dengan Rp 5,1 juta. Nominal sanksi tersebut tergolong sangat kecil jika dibandingkan dengan besaran denda maksimal yang diatur dalam regulasi, yakni mencapai rentang 510 hingga 1.020 Euro atau sekitar Rp 10,2 juta sampai Rp 20,4 juta, serta potensi larangan bermain selama enam bulan.

Kecilnya nilai denda tersebut dikarenakan FPF menerapkan aturan Fixed Federation Regulations. Berdasarkan Pasal 160 ayat 1 dalam regulasi disiplin, federasi menetapkan besaran denda standar senilai 255 Euro bagi setiap pemain yang meninggalkan pemusatan latihan tim nasional tanpa mempertimbangkan besaran pendapatan atau gaji sang pemain.

Nominal denda tersebut tentu tidak sebanding dengan pendapatan yang diterima sang penyerang di klubnya, Al Nassr. Gaji bulanan Ronaldo di klub Arab Saudi itu diketahui mencapai sekitar 17,4 juta Euro atau setara dengan Rp 351 miliar.

Masa hukuman skorsing tersebut telah diberlakukan sejak 30 September lalu dan dijadwalkan berakhir pada pengujung Oktober ini. Mengingat tidak ada agenda pertandingan Timnas Portugal dalam rentang waktu tersebut, sanksi larangan bermain ini praktis tidak membuat Ronaldo kehilangan banyak kesempatan merumput dan ia sudah bisa kembali memperkuat tim nasional pada jeda internasional UEFA Nations League bulan November mendatang.