TOPIK.ID — Maruti Suzuki tengah mengembangkan kendaraan listrik berkapasitas tujuh penumpang dengan kode nama YMC. Model ini diproyeksikan meluncur di pasar India pada tahun 2027. Meskipun ada spekulasi sebagai SUV listrik, YMC lebih condong pada konsep Multi-Purpose Vehicle (MPV) yang menawarkan kabin lapang dengan tiga baris tempat duduk. Keberadaan prototipe yang telah tertangkap kamera di jalanan India mengindikasikan bahwa proses pengembangan berjalan sesuai rencana.
Secara arsitektur, YMC akan menggunakan platform listrik dasar yang sama dengan Maruti e Vitara, yaitu platform HEARTECT-e. Pemilihan platform ini dinilai strategis untuk menekan biaya produksi dan memfasilitasi lokalisasi, sejalan dengan investasi besar yang telah digelontorkan Maruti untuk membangun ekosistem kendaraan listriknya. Saat ini, e Vitara tersedia dengan pilihan baterai 49 kWh dan 61 kWh, di mana varian baterai 61 kWh diklaim mampu menempuh jarak hingga 543 km dalam sekali pengisian daya.
Namun, YMC diperkirakan tidak akan mampu menyamai angka jarak tempuh tersebut. Ukuran bodi yang lebih besar dan penambahan baris ketiga tempat duduk berpotensi menambah bobot kendaraan serta mengurangi efisiensi aerodinamis. Laporan menyebutkan YMC kemungkinan akan mengadopsi opsi baterai serupa, namun jarak tempuh bersertifikatnya diprediksi lebih rendah dari 543 km milik e Vitara. Komponen utama seperti motor listrik dan powertrain juga berpotensi berbagi.
Dari segi desain, prototipe yang tertangkap kamera memberikan gambaran awal. YMC menampilkan siluet yang lebih mengotak dan tegak dibandingkan e Vitara, sesuai dengan fungsinya sebagai kendaraan tiga baris. Mobil ini memiliki bagian belakang yang lapang, fascia depan dan belakang yang tegas, serta gagang pintu konvensional. Lampu belakang vertikal yang membingkai kaca belakang menambah karakter khas sebuah MPV.
Keunggulan utama YMC diprediksi terletak pada ruang kabinnya. Maruti Suzuki memiliki rekam jejak yang kuat dalam memproduksi mobil keluarga praktis seperti Ertiga dan XL6. YMC diharapkan membawa filosofi serupa ke segmen kendaraan listrik, menawarkan tiga baris tempat duduk, fleksibilitas interior, dan kepraktisan sehari-hari yang diminati keluarga di India. Mobil ini juga diperkirakan akan mengadopsi sejumlah teknologi dan fitur dari e Vitara.
Maruti Suzuki memposisikan YMC sebagai MPV listrik tiga baris yang relatif terjangkau. Perkiraan harga awal berada di kisaran 14 lakh hingga 18 lakh rupee (sekitar Rp264 juta hingga Rp338 juta). Angka ini masih bersifat spekulatif dan penempatan pasar akhirnya bisa berbeda. YMC akan bersaing dengan MPV dan SUV listrik yang akan datang, termasuk Kia Carens Clavis EV, sekaligus menarik minat konsumen yang mempertimbangkan SUV listrik lima penumpang yang lebih besar.
Bagi Maruti Suzuki, YMC dapat menjadi langkah penting kedua dalam memasuki pasar mobilitas listrik. Kehadiran e Vitara telah membuktikan kapabilitas platform dan ekosistem EV perusahaan. YMC berpotensi membawa teknologi tersebut ke segmen yang mengutamakan ruang dan kepraktisan selain jarak tempuh. Jika Maruti Suzuki mampu menetapkan harga yang kompetitif, YMC berpotensi menjadi salah satu MPV keluarga paling menarik pada tahun 2027.
Ikuti TOPIK.ID
