Pendidikan

Nilai TKA 2026 Bukan Sekadar Jumlah Jawaban Benar, Simak Cara Kerja Penilaian IRT 2PL dan Artinya

Penilaian TKA 2026 menggunakan metode IRT 2PL. Pahami pengaruh karakteristik soal dan cara membaca skor agar tidak salah menafsirkan hasil.

Nilai TKA 2026 Bukan Sekadar Jumlah Jawaban Benar, Simak Cara Kerja Penilaian IRT 2PL dan Artinya

Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 perlu dipahami berdasarkan sistem penilaian yang digunakan, bukan hanya dari jumlah soal yang dijawab dengan benar. Metode Item Response Theory Two-Parameter Logistic Model (IRT 2PL) memperhitungkan karakteristik setiap butir soal dalam memperkirakan kemampuan peserta.

Dengan sistem tersebut, dua siswa yang memperoleh jumlah jawaban benar sama bisa mendapatkan skor berbeda. Perbedaan itu berkaitan dengan karakteristik soal yang dikerjakan, termasuk tingkat kesulitan dan daya pembeda. Karena itu, anggapan bahwa semakin sulit soal, semakin tinggi nilai yang otomatis diperoleh perlu dipahami secara tepat.

Bagaimana Metode IRT 2PL Menilai Hasil TKA 2026?

Metode IRT 2PL mempertimbangkan dua karakteristik utama soal, yakni tingkat kesulitan dan daya pembeda. Tingkat kesulitan menunjukkan seberapa menantang suatu butir soal, sedangkan daya pembeda menggambarkan kemampuan soal dalam membedakan tingkat penguasaan peserta.

Sebagai gambaran, siswa A dan siswa B sama-sama menjawab benar 20 soal. Namun, soal yang dijawab benar oleh siswa A didominasi butir dengan tingkat kesulitan tinggi, sementara siswa B lebih banyak menjawab soal dasar.

Kedua peserta tersebut belum tentu memiliki estimasi kemampuan yang sama. Melalui pendekatan IRT, pola respons peserta dianalisis bersama karakteristik soal untuk menghasilkan pengukuran kemampuan yang lebih sesuai.

Meski demikian, peserta yang mengerjakan soal sulit tidak otomatis memperoleh nilai lebih besar. Penilaian tidak memberikan tambahan skor secara langsung hanya karena soal tersebut memiliki tingkat kesulitan tinggi. Hasil akhirnya bergantung pada pengolahan respons peserta berdasarkan model penilaian yang digunakan.

Penjelasan tentang Cara Membaca Nilai TKA

Dalam penjelasan yang dikutip dari Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen, Toni Toharudin, penilaian IRT memperhitungkan karakteristik butir soal. Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan.

Oleh sebab itu, jumlah jawaban benar tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk membandingkan kemampuan dua siswa. Karakteristik soal dan pola jawaban juga menjadi bagian dari proses estimasi kemampuan akademik.

Apakah Skor 600 Berarti Benar 60 Persen?

Pada skala pelaporan TKA SMA yang berkisar antara 200 hingga 800, skor 600 tidak berarti peserta menjawab benar 60 persen dari seluruh soal. Angka tersebut merupakan skor pada skala pelaporan, bukan persentase jawaban benar.

Siswa dan orang tua perlu membaca skor bersama penjelasan capaian serta pedoman interpretasi yang berlaku. Dengan begitu, hasil TKA dapat dipahami sesuai maknanya dan tidak keliru disamakan dengan jumlah soal yang berhasil dijawab.