— Penjualan tiket MotoGP Indonesia 2026 menunjukkan perkembangan positif menjelang berlangsungnya balapan di Pertamina Mandalika International Circuit. Hingga beberapa hari sebelum event digelar, lebih dari 20 ribu tiket telah terjual atau mencapai sekitar 75 persen dari keseluruhan penjualan yang disiapkan.

Sejumlah kategori bahkan sudah tidak lagi tersedia karena habis terjual. Sementara beberapa kategori lainnya mencatat tingkat penjualan sekitar 95 persen. Kondisi tersebut menjadi sinyal meningkatnya minat masyarakat untuk menyaksikan langsung Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Mandalika pada 9–11 Oktober.

Penjualan Tiket MotoGP Indonesia 2026 Terus Meningkat

Direktur Operasi Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy R. Warokka, mengatakan perkembangan penjualan tiket tahun ini lebih baik dibandingkan penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada tahun-tahun sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam media brief yang berlangsung di VIP Deluxe Sirkuit Internasional Mandalika, Senin (5/10/2026). Menurut Troy, tingginya penjualan tidak hanya berasal dari pasar domestik.

Sebagian penonton yang membeli tiket berasal dari luar Indonesia. Data ITDC menunjukkan sekitar 14,4 persen tiket yang telah terjual dibeli oleh penonton dari mancanegara.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa MotoGP Mandalika semakin menarik perhatian pasar internasional. ITDC pun melihat peluang jumlah penonton pada tahun ini dapat memenuhi, bahkan melampaui target yang telah ditetapkan.

Untuk masyarakat NTB, ITDC juga mempertimbangkan membuka periode ketiga penjualan tiket. Opsi tersebut disiapkan karena kuota tiket pada periode pertama dan kedua untuk kategori tertentu telah habis.

Persiapan Sirkuit Mandalika Hampir Rampung

Di sisi penyelenggaraan, persiapan MotoGP Indonesia 2026 juga memasuki tahap akhir. Sejumlah pekerjaan utama di kawasan sirkuit telah diselesaikan sehingga fokus persiapan kini mulai bergeser ke aspek pendukung di luar balapan.

Pekerjaan seperti pengecatan ulang lintasan, perbaikan atau penanganan kelistrikan dan sejumlah kebutuhan teknis lainnya disebut telah rampung. Pekerjaan yang tersisa saat ini lebih banyak berupa penyelesaian minor.

Troy menjelaskan bahwa kesiapan dari sisi balapan sudah berada pada tahap yang diharapkan. Penyelenggara selanjutnya memusatkan perhatian pada pembangunan dan penataan fasilitas nonbalap.

Beberapa di antaranya mencakup persiapan panggung festival serta berbagai fasilitas pendukung bagi penonton. Pembenahan juga dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dibandingkan penyelenggaraan MotoGP dalam dua tahun terakhir.

Fasilitas baru turut disiapkan untuk menunjang kebutuhan penonton selama berada di kawasan Mandalika. Penyelenggara berharap peningkatan tersebut dapat memberikan pengalaman menonton yang lebih baik.

Ratusan Bus Gratis Disiapkan untuk Penonton

Aspek transportasi menjadi salah satu perhatian penyelenggara menjelang MotoGP Indonesia 2026. ITDC bekerja sama dengan Dinas Perhubungan NTB dan Perum Damri untuk menyediakan layanan bus gratis bagi penonton.

Sebanyak 118 bus disiapkan untuk melayani mobilitas di dalam kawasan The Mandalika. Armada tersebut akan membantu mengangkut penonton dari area parkir menuju kawasan Sirkuit Internasional Mandalika.

Selain itu, tersedia 35 bus yang melayani perjalanan dari sejumlah pintu masuk Pulau Lombok menuju area sirkuit. Rute tersebut mencakup Pelabuhan Lembar, Senggigi, Bangsal serta Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).

Layanan bus gratis disiapkan hingga malam hari untuk memastikan penonton tetap memiliki akses transportasi setelah kegiatan di sirkuit selesai. Penonton juga tidak perlu membeli tiket khusus karena cukup menunjukkan tiket MotoGP Mandalika saat menggunakan layanan tersebut.

Dengan penjualan tiket yang terus meningkat, kesiapan lintasan yang hampir rampung serta dukungan transportasi gratis, penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 kini memasuki fase akhir sebelum rangkaian balapan dimulai.