Topik.id — Aktivitas perdagangan aset kripto melalui program Pintu VIP mengalami peningkatan signifikan. Sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas para trader dengan volume transaksi tinggi, Pintu memberikan program apresiasi khusus bagi anggota Pintu VIP Private yang merupakan tingkatan tertinggi dalam layanan tersebut.
Sepanjang kuartal II dan kuartal III-2026, Pintu telah membagikan total hadiah senilai ratusan juta rupiah. Berbagai bentuk penghargaan yang diberikan mencakup paket perjalanan ke Hong Kong, Apple Watch Ultra, perangkat Dyson, jenama mewah TAG Heuer, hingga aset kripto PAXG.
Memasuki kuartal IV-2026, Pintu kembali menyiapkan grand prize yang menggabungkan unsur teknologi, gaya hidup, serta aset digital, dengan menempatkan iPhone Duo 256GB sebagai hadiah utama bagi pemenang.
Presiden Direktur Pintu Andy Putra mengungkapkan bahwa sepanjang kuartal III-2026, variasi aset kripto yang diperdagangkan oleh anggota Pintu VIP pada pasar spot mencatatkan kenaikan melampaui 25% jika dibandingkan dengan kuartal I-2026. Adapun aset yang mendominasi transaksi meliputi Bitcoin (BTC), Solana (SOL), Ethereum (ETH), serta Hyperliquid (HYPE).
“Program grand prize ini kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada anggota VIP Private yang telah memercayakan aktivitas trading mereka di Pintu. Bagi kami, apresiasi kepada anggota VIP Private tidak hanya diberikan melalui layanan dan pengalaman yang lebih personal, tetapi juga melalui berbagai bentuk penghargaan yang relevan dengan kebutuhan dan preferensi mereka,” ujar Andy dalam keterangan resminya, Senin (12/10/2026).
Di samping itu, Andy mencatat adanya pertumbuhan minat terhadap Real World Assets (RWA). Volume perdagangan RWA di Pintu dilaporkan meningkat sekitar 22% dari kuartal sebelumnya. Anggota Pintu VIP tercatat menyumbang sekitar seperlima dari total volume tersebut, dengan pilihan instrumen yang meliputi emas tokenisasi seperti XAUT dan PAXG, serta saham tokenisasi seperti AAPLX, NVDAX, dan GOOGLX.
“Tren ini menunjukkan bahwa anggota Pintu VIP semakin beragam dalam memilih aset di ekosistem kripto,” tutur Andy.
Mengenai mekanisme grand prize Pintu VIP Private, Andy menjelaskan bahwa persyaratannya dirancang secara sederhana dan terukur. Program ini diikuti oleh anggota VIP Private yang melaksanakan transaksi jual atau beli aset kripto di lini spot maupun futures dengan nilai minimal Rp100.000 per transaksi, di mana transaksi menggunakan stablecoin tidak dihitung dalam ketentuan.
Agar memenuhi kualifikasi penilaian, peserta harus mengumpulkan volume trading kumulatif sekurang-kurangnya Rp3,5 miliar selama masa program. Untuk kategori futures, volume dihitung berdasarkan nilai transaksi dikalikan dengan besaran leverage yang dipakai.
Seluruh peserta yang lolos kualifikasi kemudian disusun dalam daftar peringkat atau leaderboard berdasarkan volume kumulatif. Peringkat ini diperbarui secara harian agar setiap anggota dapat memantau posisi mereka secara transparan selama periode program berlangsung.
“Pada periode kuartal IV, para anggota VIP Private diwajibkan untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu yang tertera pada laman blog untuk bisa menjadi bagian peserta yang dapat memenangkan hadiah iPhone Duo 256GB serta hadiah lainnya,” jelas Andy.
Lebih lanjut, Andy menambahkan bahwa keunggulan utama dari Pintu VIP Private tidak hanya terletak pada distribusi hadiah, melainkan pada pendampingan personal bagi setiap anggotanya. Masing-masing nasabah didampingi oleh seorang Relationship Manager yang rutin menyajikan market update mingguan, informasi posisi leaderboard, hingga fasilitas ruang diskusi untuk merumuskan strategi trading.
Skema layanan tersebut menjadikan Pintu VIP Private bukan sekadar program loyalitas berbasis pengumpulan poin, melainkan layanan eksklusif yang memadukan bentuk apresiasi, keterbukaan informasi, serta kemitraan jangka panjang antara perusahaan dan nasabah.
“Melalui program apresiasi dan layanan yang lebih personal, kami berharap dapat terus memberikan pengalaman yang relevan bagi anggota VIP Private sekaligus menjadi bagian dari perjalanan mereka dalam mengelola dan mengembangkan portofolio aset digital,” pungkas Andy.


