Kawasan pertokoan Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, digemparkan oleh semburan asap hitam pekat dari bawah tanah pada Minggu (6/9/2026). Peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan di antara pengunjung, pedagang, dan karyawan toko.

Dalam rekaman video yang beredar, terlihat asap tebal membubung dari area bawah tanah, menyebar ke sekeliling kompleks pertokoan. Setelah dilakukan penyelidikan, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa sumber asap berasal dari gangguan kelistrikan akibat korsleting pada gardu dan kabel listrik bawah tanah.

Polisi Pastikan Gangguan Berasal dari Gardu Listrik

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Egy Irwansyah, menyatakan bahwa petugas kepolisian segera mendatangi lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat. Tindakan pengamanan dilakukan untuk menjauhkan warga dari area yang mengeluarkan asap.

“Asap dari gardu listrik yang korslet. Anggota langsung menjaga sekitaran agar tidak ada yang mendekat. Setelah diketahui sumbernya langsung ditangani oleh PLN,” ujar Egy pada Senin (7/9/2026).

Egy menjelaskan bahwa gardu listrik terletak di atas jaringan kabel yang tertanam di bawah tanah. Gangguan pada sistem kelistrikan inilah yang menyebabkan asap merembes keluar melalui area bawah tanah di sekitar pertokoan. Polisi juga telah meminta keterangan dari beberapa saksi untuk mengonfirmasi sumber gangguan.

Ledakan Terdengar Sebelum Asap Muncul

Laporan dari BPBD DKI Jakarta menyebutkan bahwa kejadian diawali dengan suara ledakan dari kabel bawah tanah milik PLN. Tak lama berselang, asap pekat mulai muncul dari area kabel dan panel switch PLN di sekitar lokasi tersebut.

Objek yang terbakar meliputi kabel tanam bawah tanah PLN empat fase dan panel switch. Dugaan awal mengarah pada korsleting akibat kondisi panas berlebih atau overheat.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, mengindikasikan korsleting akibat overheat sebagai penyebab sementara kejadian ini.

Tekanan Bawah Tanah Mendorong Asap Keluar

Lurah Pasar Baru, Ikhwan Julio Akbar, menerangkan bahwa gardu listrik yang mengalami gangguan terletak di samping salah satu toko dan berfungsi menyuplai penerangan jalan umum. Kebakaran pada gardu dan jaringan bawah tanah menciptakan tekanan yang mendorong asap keluar dari bagian bawah tanah.

Api yang sempat muncul berhasil dipadamkan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sebelum petugas PLN mengambil alih penanganan lebih lanjut.

Penanganan Melibatkan Berbagai Instansi

Penanganan insiden ini melibatkan kolaborasi antara BPBD DKI Jakarta, Satpol PP, Bhabinkamtibmas, Sudin Bina Marga Jakarta Pusat, PLN Posko Gunung Sahari, PPSU Kelurahan Pasar Baru, serta pengurus RW setempat. Petugas melakukan pemeriksaan dan pemantauan selama proses penanganan berlangsung.

Kabel distribusi yang terbakar dan panel switch yang terdampak kemudian ditangani oleh pihak PLN. Penanganan kebakaran dilaporkan rampung pada pukul 18.15 WIB.

Tidak Ada Korban Jiwa Maupun Kerusakan Bangunan

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini. Kerusakan pada bangunan toko juga tidak dilaporkan. Perkiraan kerugian akibat kebakaran kabel dan panel switch PLN mencapai sekitar Rp25 juta.

Setelah penanganan selesai, kondisi di kawasan Pasar Baru dilaporkan kembali aman dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.