5 Perusahaan mobil listrik saling selip penjualan, China paling cuan

Hendrik Syahputra

Satu dari setiap tujuh mobil yang terjual selama kuartal pertama (Q1) pada tahun 2023 adalah Electric Vehicle (EV) atau kendaraan listrik.

cover: topik.id
Kendaraan khususnya mobil listrik telah mengalami lonjakan popularitas yang luar biasa secara global. 

Revolusi ini tidak hanya membawa perubahan dalam industri otomotif, tetapi juga menciptakan persaingan sengit antara produsen kendaraan listrik terkemuka di dunia.

China dan Amerika Serikat (AS) muncul sebagai dua kekuatan utama yang saling selip dan berlomba untuk mendominasi pasar kendaraan listrik. 

Dengan inovasi dan menyediakan alternatif ramah lingkungan, muncullah beberapa merek kendaraan listrik yang berhasil merebut hati konsumen di seluruh dunia.

Merujuk dari data counterpointresearch.com sebagai portal riset dan penelitian global mengungkapkan satu dari setiap tujuh mobil yang terjual selama kuartal pertama (Q1) pada tahun 2023 adalah Electric Vehicle (EV) atau kendaraan listrik.

statistik: counterpointresearch.com
"Satu dari setiap tujuh mobil yang terjual selama Q1 2023 adalah EV, AS melampaui Jerman untuk menjadi pasar EV terbesar kedua di dunia pada Q1 2023, sementara China tetap menjadi pemimpin," keterangan tertulis yang dirangkum di laman resmi counterpointresearch.com, baru-baru ini.

Berikut lima merek mobil listrik terpopuler yang dirilis counterpointresearch.com: 

1. BYD Auto.

Penjualan kendaraan oleh grup BYD Auto melonjak lebih dari 100% YoY pada Q1 2023. Song, Yuan Plus, dan Qin adalah model terlaris BYD, menyumbang lebih dari 50% penjualan EV kuartalan grup. Sejak Q1 2023, Perusahaan otomotif asal China itu telah beroperasi di negara-negara besar Eropa termasuk Jerman, Prancis, Inggris, Italia, Belanda, dan Swedia. Ini berkembang di pasar APAC dan LATAM juga.

2. Tesla.

Tesla menutup Q1 2023 dengan rekor jumlah pengiriman. Penjualannya naik 36% YoY. Tesla memangkas harga Model Y dan Model 3 pada bulan Januari, sehingga Model Y menjadi model mobil penumpang terlaris, melebihi kendaraan ICE konvensional.

3. Volkswagen Group.

Pada Q1 2023, penjualan EV Volkswagen Group meningkat lebih dari 20% YoY. VW ID.4, VW ID.3 dan Audi Q4 e-tron adalah model EV terlaris di grup, terhitung lebih dari 38% dari penjualan EV triwulanannya. Penjualan EV Volkswagen di China dipengaruhi oleh perang harga yang dipicu oleh Tesla.

4. Geely Holding Group.

Penjualan kendaraan listrik oleh Geely Holding Group naik hampir 65% YoY pada Q1 2023. Gabungan penjualan kendaraan listrik dari Volvo, Geometry, dan Geely Auto menyumbang lebih dari 80% dari total penjualan kendaraan listrik triwulanan grup otomotif tersebut. Merek otomotif lain di bawah grup termasuk Lynk & Co, Livan dan Lotus.

5. GM Group.

Penjualan EV GM Group didominasi oleh Wuling di China. Pada Q1 2023, penjualan EV keseluruhan grup menurun sebesar 2%. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan penjualan Wuling EVs. Untuk pertama kalinya dalam dua tahun, penjualan Wuling EV kurang dari 90.000.

Dalam rilis tersebut, pihak counterpointresearch.com memberikan catatan untuk EV, pihaknya hanya mempertimbangkan BEV dan PHEV. EV hibrida dan kendaraan sel bahan bakar (FCV) tidak termasuk dalam penelitian ini.
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.
Bisnis Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks