Presiden Jokowi minta Microsoft bangun pusat riset di IKN

Hendrik Syahputra

Pertemuan ini membahas komitmen Microsoft terhadap pengembangan bisnis dan investasi teknologi di Indonesia.

Presiden Jokowi menerima kunjungan CEO Microsoft Satya Nadella | foto: Vico / Biro Pers Sekretariat Presiden
Sejak didirikan pada tahun 1975 oleh Bill Gates dan Paul Allen, Microsoft telah menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar dan paling berpengaruh di dunia.

Dengan berbagai produk dan layanannya yang mencakup sistem operasi, perangkat lunak produktivitas, layanan cloud, dan perangkat keras.

Microsoft juga salah satu perusahaan yang fokus mengembangkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence(AI) dalam mengubah cara bekerja, bermain, dan berkomunikasi. Tak heran perusahaan yang dipimpin Satya Nadella mengembangkan kerja sama nya ke negara-nagara Asia termasuk Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima delegasi Microsoft di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 30 April 2024. Pertemuan tersebut membahas kerja sama Microsoft dan pemerintah Indonesia dalam pengembangan sumber daya manusia dan teknologi, khususnya dalam bidang AI.
"Tadi sudah bicara dengan Pak Presiden mengenai pengembangan sumber daya manusia dan membangun pusat riset bersama antara Microsoft dan pemerintah Indonesia, terutama dalam pembentukan digital talent terutama dalam bidang AI, termasuk membuka pusat riset di Indonesia," jelas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi dalam keterangan pers setelah melakukan pertemuan, Selasa (30/4/2024).
Lanjut Budi menjelaskan bahwa Microsoft memiliki pusat riset penelitian dan pengembangan Asia-Pasifik yang diharapkan dapat dibangun juga di Indonesia. Hal tersebut diharapkan dapat mendukung pemerintah Indonesia dalam membangun smart city di Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Microsoft punya Asia Pacific Research and Development Center. Pak Presiden meminta agar salah satunya dibangun di Indonesia, tempatnya terserah, ada beberapa daerah, termasuk di IKN, Bali, tawarannya itu," tutur Budi.

Selain itu, Budi menyampaikan bahwa pertemuan tersebut membahas mengenai pengembangan teknologi AI dalam bidang pertanian dan perikanan di Indonesia. Budi menyebut, Presiden Jokowi terus mendukung kerja sama antara Microsoft dengan pemerintah Indonesia.


"Tadi juga bicara mengenai pengembangan teknologi soal agriculture, pertanian, perikanan yang membutuhkan pengembangan teknologi khususnya AI. Kita yakin dengan penggabungan teknologi dan kekuatan Indonesia kita bisa menjadi negara maju," jelasnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Microsoft Indonesia Dharma Simorangkir menjelaskan bahwa pertemuan tersebut juga membahas komitmen Microsoft terhadap pengembangan bisnis dan investasi teknologi di Indonesia. 

Terkait pengembangan riset di Indonesia, Dharma menyebut pihaknya akan menindaklanjutinya. "Pak Satya Nadella, CEO Microsoft, sudah bertemu dengan Presiden ingin menyampaikan komitmen terhadap pengembangan bisnis Microsoft dan investasi teknologi di Indonesia," jelas Dharma.

Dharma juga menrincikan Presiden Jokowi menyampaikan keinginan untuk adanya pengembangan riset nanti yang akan ditindak lanjut.
 
"Untuk pengembangan termasuk juga tadi dari Pak Presiden menyampaikan keinginan untuk adanya pengembangan riset juga nanti yang akan kita tindak lanjuti," tutupnya.
Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.
News Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks