Investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net sell senilai Rp 1,97 triliun pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/10/2026). Kendati demikian, modal asing terpantau masuk ke saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dengan kode TLKM.
Merujuk pada data BEI yang dihimpun Stockbit Sekuritas, asing membukukan pembelian bersih atau net buy pada saham TLKM sebesar Rp 175,4 miliar apabila dihitung dari harga rata-rata pada sesi pertama. Volume pembelian tersebut mencapai 89,3 juta saham.
Pergerakan beli di pasar reguler itu beriringan dengan kenaikan harga saham emiten telekomunikasi tersebut. Saham TLKM melesat 13,5% ke level Rp 2.010. Meskipun demikian, kinerja saham ini masih mencatatkan koreksi 21,4% dalam rentang waktu sebulan terakhir serta anjlok 42,2% secara year to date (ytd).
Berdasarkan catatan data IDX, total volume transaksi saham TLKM telah menyentuh 372,4 juta saham dengan frekuensi sebanyak 43,36 ribu kali transaksi. Sementara itu, total nilai transaksi emiten tersebut mencapai Rp 731,2 miliar.
Aktivitas pembelian ini menunjukkan perubahan arah dibandingkan perdagangan pada Senin (19/10/2026). Pada sesi sebelumnya, saham TLKM justru dilepas oleh investor asing dengan catatan net sell mencapai Rp 367,4 miliar.
Di sisi lain, CGS International Sekuritas Indonesia dalam ulasannya untuk perdagangan Selasa (20/10/2026) memperkirakan target terdekat saham TLKM berada di kisaran harga Rp 1.803 hingga Rp 1.837, di mana posisi harga saat ini telah melampaui target tersebut.
Berdasarkan analisis teknikal, pihak CGS International Sekuritas Indonesia juga memetakan area support untuk saham TLKM berada pada level Rp 1.737 sampai dengan Rp 1.753.









