Saham

Emiten Hermanto Tanoko AVIA Bagikan Dividen Interim Rp 12 per Saham, Potensi Yield Capai 4 Persen

PT Avia Avian Tbk (AVIA) menyiapkan dividen interim Rp 12 per saham untuk tahun buku 2026. Simak kinerja dan pergerakan sahamnya.

Emiten Hermanto Tanoko AVIA Bagikan Dividen Interim Rp 12 per Saham, Potensi Yield Capai 4 Persen
Foto: MNC Media

PT Avia Avian Tbk (AVIA), perusahaan produsen cat yang terafiliasi dengan pengusaha Hermanto Tanoko, berencana membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026. Nilai dividen yang disiapkan manajemen mencapai Rp 12 untuk setiap saham yang dimiliki investor dan memenuhi persyaratan pembagian.

Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris pada 30 Oktober 2026. Pembagian dividen bersumber dari laba tahun berjalan berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang belum diaudit hingga 30 September 2026. Sementara itu, jadwal serta mekanisme distribusi kepada pemegang saham akan diumumkan melalui kanal resmi perseroan dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

AVIA Tetapkan Dividen Interim Rp 12 per Saham

Manajemen AVIA menyampaikan rencana pembagian dividen interim melalui keterbukaan informasi yang dikutip pada Sabtu (31/10/2026). Persetujuan tersebut didasarkan pada Berita Acara Rapat Direksi No. 016/AA/BAR/DIR/X/2026 tertanggal 30 Oktober 2026.

Keputusan direksi itu kemudian mendapatkan persetujuan Dewan Komisaris sebagaimana tercantum dalam Berita Acara Rapat Dewan Komisaris No. 014/AA/BAR/KOM/X/2026 pada tanggal yang sama.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen menjelaskan bahwa dividen interim diberikan kepada pemegang saham yang berhak berdasarkan kepemilikan saham sesuai ketentuan yang berlaku.

“Perseroan telah menyetujui untuk membagikan dividen interim untuk tahun buku 2026 yang diambil dari laba tahun berjalan berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Tidak Diaudit Perseroan dan Entitas Anaknya untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2026, yaitu sebesar Rp 12 per saham kepada para pemegang saham Perseroan yang memiliki hak untuk menerima dividen interim,” ungkap manajemen AVIA.

Meski nilai dividen per saham sudah ditetapkan, investor masih perlu menunggu pengumuman lanjutan mengenai tanggal-tanggal penting pembagian. Perseroan menyatakan informasi jadwal dan tata cara pembayaran akan disampaikan melalui situs web IDX serta laman resmi perusahaan.

Potensi Dividend Yield AVIA Sekitar 4 Persen

Rencana pembagian dividen tersebut muncul di tengah pergerakan saham AVIA yang mengalami tekanan dalam satu bulan terakhir. Pada perdagangan Jumat (30/10/2026), saham AVIA ditutup menguat 2,05% ke level Rp 298 per saham.

Namun, jika dihitung dalam periode bulanan, saham produsen cat tersebut masih terkoreksi 10,24%. Pergerakan harga ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor ketika menghitung potensi imbal hasil dividen.

Dengan menggunakan harga penutupan Rp 298 sebagai dasar perhitungan, dividen interim Rp 12 per saham menghasilkan potensi dividend yield sekitar 4,03%. Angka tersebut merupakan estimasi dan dapat berubah mengikuti pergerakan harga saham hingga tanggal acuan pembagian dividen.

Laba Bersih AVIA Capai Rp 1,38 Triliun

Dari sisi fundamental, AVIA masih mampu mempertahankan tingkat profitabilitas selama sembilan bulan pertama 2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,38 triliun hingga akhir September tahun ini.

Margin laba bersih perusahaan tercatat mencapai 20%. Kinerja tersebut menjadi salah satu dasar keuangan yang mendukung rencana pembagian dividen interim dari laba tahun berjalan.

Bagi investor, pengumuman dividen AVIA menjadi informasi penting untuk mencermati potensi pendapatan dari kepemilikan saham. Meski demikian, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan jadwal resmi pembagian, perkembangan harga saham, serta kinerja keuangan perseroan berikutnya.