AS Roma menunjukkan perkembangan positif setelah meraih kemenangan meyakinkan atas Slovan Bratislava dalam lanjutan Liga Champions 2026/2027. Bermain di Stadion Olimpico, Rabu (21/10/2026), I Giallorossi tampil dominan dan mengakhiri pertandingan dengan skor 4-0.
Pelatih Gian Piero Gasperini menilai hasil tersebut mencerminkan kondisi timnya yang sedang berada dalam tren positif. Meski demikian, ia mengingatkan para pemain agar tidak terlena dengan kemenangan besar karena perjalanan musim ini masih panjang dan sejumlah aspek permainan perlu dibenahi.
Empat Gol Antar Roma Raih Kemenangan Perdana
Roma tampil agresif sejak pertandingan dimulai dan berhasil mencetak empat gol melalui Mario Hermoso, Nahuel Molina, Nicola Pisilli, serta Donyell Malen yang menuntaskan peluang dari titik penalti.
Kemenangan ini menjadi hasil positif pertama Roma di Liga Champions musim ini. Tambahan tiga poin membawa Serigala Ibu Kota mengoleksi empat poin dan menempati peringkat ke-13 klasemen sementara.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan cukup impresif Roma pada awal musim 2026/2027. Mereka baru sekali menelan kekalahan di semua pertandingan yang telah dijalani sejauh ini.
Satu-satunya hasil negatif itu terjadi ketika Roma menghadapi Real Madrid pada matchday kedua Liga Champions. Dalam pertandingan tersebut, Roma harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 3-4 meskipun sempat memimpin 3-1 hingga mendekati akhir laga.
Kekalahan dramatis itu menjadi pengingat bahwa keunggulan dalam pertandingan belum tentu menjamin hasil akhir. Roma kini berusaha menjaga momentum positif agar dapat bersaing lebih jauh di kompetisi Eropa.
Gasperini Minta Pemain Tidak Cepat Puas
Gasperini menyambut baik performa anak asuhnya ketika menghadapi Slovan Bratislava. Menurut dia, kondisi tim saat ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Namun, pelatih asal Italia tersebut menegaskan bahwa pencapaian sejauh ini belum cukup untuk membuat Roma merasa puas.
Ia menilai konsistensi dalam menjalankan prinsip permainan menjadi hal yang harus terus dijaga. Roma perlu mempertahankan intensitas dan kedisiplinan, baik ketika menghadapi lawan yang lebih lemah maupun saat berjumpa tim dengan kualitas lebih tinggi.
“Tidak diragukan lagi bahwa tim ini dalam kondisi yang baik, tetapi mereka tidak boleh cepat puas dengan pencapaian yang ada,” ujar Gasperini kepada Sky Sport Italia.
Penyelesaian Akhir Masih Perlu Ditingkatkan
Di balik kemenangan empat gol tanpa balas, Gasperini juga melihat masih ada ruang untuk perbaikan. Roma tercatat melepaskan 20 tembakan sepanjang pertandingan, tetapi tidak semua peluang berhasil dikonversi menjadi gol.
Situasi tersebut menjadi perhatian karena efektivitas di depan gawang dapat menentukan hasil ketika Roma menghadapi lawan yang lebih tangguh. Peluang yang terbuang bisa menjadi masalah jika pertandingan berlangsung ketat.
“Mereka harus terus melakukan hal-hal mendasar secara konsisten, dan pada malam-malam seperti ini, mereka juga harus tampil sedikit lebih presisi,” jelasnya.
Bagi Roma, kemenangan atas Slovan Bratislava menjadi modal penting untuk melanjutkan persaingan di Liga Champions. Tantangan berikutnya adalah menjaga performa sekaligus memperbaiki ketajaman agar hasil positif dapat diraih secara berkelanjutan.









