Harga emas digital pada Minggu, 25 Oktober 2026, menunjukkan pergerakan yang berbeda di sejumlah platform investasi. Treasury dan IndoGold mempertahankan harga, sementara Lakuemas mencatat penurunan pada harga beli maupun jual sebesar Rp19.000 per gram.
Perbedaan harga tersebut menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum melakukan transaksi. Meski emas digital menawarkan kemudahan pembelian secara online dengan modal relatif terjangkau, investor tetap perlu membandingkan harga beli dan jual agar dapat memperhitungkan biaya serta potensi keuntungan.
Harga Emas Digital di Tiga Platform
Berdasarkan data harga yang tersedia hingga berita ini ditayangkan, Treasury, Lakuemas, dan IndoGold mencatat nilai transaksi yang berbeda. Berikut rincian harga emas digital dari masing-masing penyedia pada Minggu, 25 Oktober 2026.
- PT Indonesia Logam Pratama (Treasury)
- Harga beli: Rp2.373.737 per gram, stabil.
- Harga jual: Rp2.293.309 per gram, stabil.
- PT Laku Emas Indonesia (Lakuemas)
- Harga beli: Rp2.386.000 per gram, turun Rp19.000.
- Harga jual: Rp2.313.000 per gram, turun Rp19.000.
- PT Indogold Makmur Sejahtera (IndoGold)
- Harga beli: Rp2.352.301 per gram, stabil.
- Harga jual: Rp2.294.000 per gram, stabil.
Data tersebut memperlihatkan bahwa Lakuemas mengalami koreksi harga, sedangkan dua platform lainnya belum menunjukkan perubahan dibandingkan harga sebelumnya.
Lakuemas Catat Penurunan Harga
Lakuemas menjadi platform dengan perubahan harga paling terlihat pada perdagangan emas digital hari ini. Harga beli dan harga jualnya sama-sama turun Rp19.000 per gram.
Sementara itu, harga di Treasury dan IndoGold masih bertahan pada level sebelumnya. Perbedaan ini menunjukkan bahwa harga emas digital tidak selalu bergerak seragam di setiap penyedia layanan.
Harga yang ditampilkan masing-masing platform dapat dipengaruhi oleh kebijakan penetapan harga, pergerakan emas acuan, serta komponen transaksi yang berlaku. Karena itu, investor sebaiknya memeriksa informasi terbaru langsung melalui aplikasi sebelum membeli atau menjual emas.
Hal yang Perlu Diperhatikan Investor
Emas digital semakin diminati karena memungkinkan masyarakat berinvestasi tanpa harus membeli emas fisik dalam jumlah besar. Transaksi dapat dilakukan secara daring, termasuk dengan nominal pembelian yang relatif kecil.
Namun, kemudahan tersebut tetap perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai selisih harga beli dan harga jual. Selisih ini dikenal sebagai spread dan dapat memengaruhi hasil investasi, terutama bagi pengguna yang berencana menjual kembali emas dalam waktu singkat.
Investor juga perlu memperhatikan biaya layanan, ketentuan pencairan, serta mekanisme penarikan atau pencetakan emas fisik jika tersedia. Legalitas penyedia dan perlindungan terhadap saldo emas menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan pilihan.
Harga emas digital pada Minggu, 25 Oktober 2026, dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan platform dan kondisi pasar. Oleh sebab itu, angka di atas merupakan acuan berdasarkan data yang tersedia saat berita ini disusun, bukan jaminan harga ketika transaksi dilakukan.









