Topik.id — Huawei kembali memperbarui lini komputer jinjing buatannya melalui peluncuran model terbaru bernama Qingyun L420z. Perangkat ini hadir sebagai penerus dari Qingyun L420x yang dirilis tahun lalu dengan tetap berfokus pada penggunaan perangkat keras dan perangkat lunak buatan lokal.
Dari segi fisik, Qingyun L420z mengusung bodi logam berwarna abu-abu antariksa dengan ketebalan 14,5 milimeter dan berat sekitar 1,32 kilogram. Laptop ini memiliki dimensi 226,8 milimeter kali 312,6 milimeter sehingga cukup mudah dibawa untuk keperluan rapat maupun pekerjaan kantor sehari-hari.
Perangkat ini dibekali layar sentuh OLED berukuran 14,2 inci dengan rasio aspek 3:2 dan resolusi 2880 x 1920 piksel. Ukuran tersebut menghasilkan kerapatan 243 ppi dengan cakupan panel depan mencapai sekitar 91 persen.
Huawei mengklaim layar tersebut memiliki tingkat kecerahan hingga 450 nits serta tingkat penyegaran 120Hz. Setiap panel telah melalui kalibrasi pabrik dengan nilai delta E di bawah 1 serta mencakup 100 persen ruang warna sRGB dan P3 dengan rasio kontras 1.000.000:1.
Rasio aspek 3:2 memberikan ruang vertikal yang lebih luas dibandingkan layar standar 16:9, yang sangat berguna saat membaca dokumen dan mengolah lembar kerja. Untuk kenyamanan mata, Huawei menyematkan pengurangan cahaya biru tingkat perangkat keras, peredupan PWM 1920Hz, serta sertifikasi kenyamanan mata dari TÜV Rheinland.
Dapur Pacu dan Sistem Operasi
Huawei belum mengungkap secara resmi jenis prosesor yang disematkan di dalam Qingyun L420z. Kendati demikian, laptop ini mendukung memori quad-channel LPDDR5x dan dilengkapi wadah SSD internal.
Huawei menyatakan bahwa model baru ini memiliki kecepatan booting 26 persen lebih cepat daripada generasi sebelumnya. Pembukaan berkas PowerPoint berukuran besar diklaim 15 persen lebih cepat, sementara proses penyalinan berkas besar meningkat hingga 32 persen.
Selain itu, algoritme akselerasi turut disematkan untuk membantu meningkatkan waktu tanggap aplikasi. Qingyun L420z menyediakan opsi sistem operasi desktop domestik, termasuk Galaxy Kylin dan UnionTech.
Bagi instansi pemerintah dan perusahaan yang membutuhkan kendali lebih ketat terhadap perangkat keras dan lunak mereka, dukungan sistem operasi domestik ini menjadi salah satu alasan utama dalam memilih perangkat tersebut.
Baterai dan Fitur Pendukung
Laptop ini membawa baterai berkapasitas 70Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 14 jam untuk pemutaran video 1080p lokal atau 10 jam penjelajahan web berdasarkan pengujian laboratorium internal.
Pengisi daya bawaan mampu mengisi daya baterai hingga 25 persen dalam waktu 15 menit. Perangkat ini juga dapat diisi ulang menggunakan pengisi daya ponsel yang kompatibel dengan protokol pengisian cepat UFCS dan SCP.
Qingyun L420z dilengkapi papan ketik lampu latar berukuran penuh, papan sentuh berukuran besar, serta pemindai sidik jari yang terintegrasi pada tombol daya. Untuk panggilan video, tersedia kamera web 1080p yang dilengkapi tombol fisik untuk menonaktifkan kamera dan mikrofon secara bersamaan.
Pilihan porta yang tersedia mencakup satu porta USB-C serbaguna, dua porta USB-A, HDMI, porta Ethernet RJ45, serta colokan siniar audio 3,5 milimeter.
Uji Ketahanan dan Keamanan
Huawei menguji Qingyun L420z melalui lebih dari 150 pengujian keandalan kelas militer GJB. Perusahaan juga mengeklaim waktu rata-rata antar-kerusakan atau mean time between failures mencapai 1 juta jam.
Perangkat ini telah memperoleh peringkat keunggulan keamanan informasi dari Pusat Pengujian dan Inspeksi Kualitas Komputer Elektronik Nasional China. Huawei turut menyoroti enkripsi perangkat keras serta lingkungan operasi terpercaya sebagai bagian dari fitur keamanannya.
Hingga kini, pihak Huawei belum mengumumkan informasi mengenai harga maupun ketersediaan dari laptop Qingyun L420z di pasaran.
