Topik.id — Perkembangan transaksi digital mendorong pelaku usaha untuk mencari layanan yang mampu menyederhanakan berbagai aktivitas bisnis. Tidak hanya menerima pembayaran, kebutuhan tersebut juga mencakup pencatatan penjualan, pengelolaan stok, hingga pemantauan dana hasil transaksi yang masuk.
Bank Mandiri menghadirkan Livin’ Merchant sebagai salah satu solusi digital untuk menjawab kebutuhan tersebut. Platform ini memungkinkan pelaku usaha menjalankan sejumlah aktivitas bisnis melalui satu aplikasi, sehingga pengelolaan transaksi dapat dilakukan secara lebih praktis di tengah aktivitas usaha yang semakin dinamis.
Livin’ Merchant Satukan Berbagai Kebutuhan Usaha
Livin’ Merchant dirancang untuk membantu merchant menangani aktivitas bisnis sehari-hari dalam satu platform. Pelaku usaha dapat menerima pembayaran, mencatat transaksi penjualan, mengatur katalog produk, hingga memantau stok barang.
Senior Vice President Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Adhita Jona Warsito mengatakan digitalisasi membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengelola bisnis secara lebih sederhana dan efisien.
Menurut Jona, kebutuhan terhadap transaksi yang praktis menjadi bagian penting dalam aktivitas merchant. Karena itu, Bank Mandiri terus mengembangkan Livin’ Merchant agar dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan usaha yang terus berubah.
Pembayaran QRIS Didukung Notifikasi Real Time
Dari sisi transaksi, Livin’ Merchant mendukung penerimaan pembayaran menggunakan QRIS statis maupun dinamis. Fitur tersebut memberikan pilihan bagi merchant untuk menerima pembayaran digital dari pelanggan.
Aplikasi juga menyediakan notifikasi transaksi secara real time. Salah satu bentuk notifikasi yang tersedia berupa audio penyebutan nominal pembayaran yang diterima, sehingga merchant dapat lebih mudah mengetahui transaksi yang masuk tanpa harus selalu memeriksa layar aplikasi.
Kemudahan tersebut dapat membantu pelaku usaha memantau transaksi ketika sedang melayani pelanggan atau menjalankan aktivitas operasional lainnya.
Pencairan Dana Bisa Disesuaikan Kebutuhan
Livin’ Merchant juga memberikan pilihan dalam pencairan dana hasil transaksi QRIS. Merchant dapat menentukan skema pencairan sesuai kebutuhan operasional bisnis.
Pilihan pencairan tersedia mulai dari real time hingga lima kali dalam sehari. Fleksibilitas tersebut memungkinkan pelaku usaha mengatur arus dana berdasarkan kebutuhan masing-masing, termasuk ketika dana hasil penjualan diperlukan kembali untuk mendukung kegiatan operasional.
Dengan pengelolaan yang lebih fleksibel, transaksi yang terjadi melalui QRIS tidak hanya berfungsi sebagai metode pembayaran, tetapi juga dapat terhubung dengan kebutuhan pengelolaan keuangan usaha.
Fitur Belanja dan Multi-Outlet Mendukung Ekspansi
Pengembangan Livin’ Merchant tidak berhenti pada penerimaan pembayaran. Bank Mandiri juga menyediakan fitur Belanja yang memungkinkan merchant mencari dan membeli barang dagangan maupun kebutuhan operasional dari distributor yang terhubung dengan ekosistem platform.
Bagi pelaku usaha yang memiliki lebih dari satu lokasi, tersedia pula fitur multi-outlet dan multi-rekening. Fitur tersebut membantu merchant mengelola aktivitas dari beberapa lokasi usaha melalui satu aplikasi.
Kehadiran fitur tersebut membuat platform tidak hanya berfokus pada transaksi pelanggan, tetapi juga mendukung kebutuhan bisnis dari sisi pengadaan dan pengelolaan operasional.
Pengguna Livin’ Merchant Banyak Berada di Non-Urban
Digitalisasi melalui Livin’ Merchant juga menjangkau pelaku usaha di luar wilayah perkotaan. Hingga Juni 2026, sebanyak 63% pengguna Livin’ Merchant tercatat berada di wilayah non-urban.
Data tersebut menunjukkan pemanfaatan layanan digital telah meluas ke berbagai daerah. Bagi Bank Mandiri, kondisi ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi dalam kegiatan usaha.
Pengembangan tersebut juga sejalan dengan tema HUT ke-28 Bank Mandiri, yakni “Tumbuh Bersama Majukan Indonesia”. Bank Mandiri menempatkan pertumbuhan pelaku usaha sebagai salah satu bagian dari ekosistem ekonomi yang ikut berkembang bersama transformasi digital.
Bank Mandiri Hadirkan Program Hyperlocal UMKM
Untuk menambah manfaat bagi merchant, Bank Mandiri turut menghadirkan program pendukung seperti Hyperlocal UMKM. Program ini memberikan kesempatan kepada merchant untuk memperoleh apresiasi sekaligus meningkatkan eksposur usaha melalui promosi yang berbasis komunitas dan wilayah.
Jona mengatakan kemudahan transaksi dan pengelolaan bisnis diharapkan dapat memberikan ruang lebih besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan kegiatan bisnisnya.
Melalui Livin’ Merchant, Bank Mandiri berupaya membangun ekosistem digital yang tidak hanya menyediakan sarana pembayaran. Platform tersebut juga diarahkan untuk membantu merchant mengelola berbagai aktivitas usaha, mulai dari transaksi dan pencairan dana hingga pengadaan barang serta pengelolaan beberapa outlet.
Dengan semakin terintegrasinya berbagai kebutuhan tersebut, digitalisasi diharapkan dapat menjadi bagian dari aktivitas operasional UMKM dan membuka peluang pertumbuhan usaha di berbagai daerah.
