Mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Jenderal TNI (Purn) Subagyo Hadi Siswoyo, meninggal dunia pada Senin (19/10/2026). Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta, sekitar pukul 16.20 WIB.
Kabar meninggalnya mantan perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI) tersebut pertama kali diketahui melalui pesan duka yang beredar di masyarakat. Pesan itu disampaikan atas nama keluarga almarhum sekaligus memohon doa dan maaf atas segala kesalahan semasa hidupnya.
“Innalilahi waina Innalilahi rojiuun. Telah meninggal dunia ayah kami Jendral TNI Purn Subagyo Hadi Siswoyo di rumah sakit Panti Rapih Jogjakarta pukul 16.20 Wib. Mohon dimaafkan segala kesalahan dan mohon doa agar beliau ditempatkan terbaik disisi ALLAH SWT. Aamiin,” demikian isi pesan yang beredar, Senin (19/10/2026).

Kabar duka tersebut juga dibenarkan oleh Wakil Sekretaris DPD Partai Gerindra Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Guntur Yudhiyanto, saat dimintai konfirmasi melalui sambungan telepon.
“Nggih leres (iya benar). Kalau meninggalnya di mana belum dapat info,” ujar Guntur.
Jenazah Direncanakan Dibawa ke Jakarta
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah Subagyo Hadi Siswoyo dijadwalkan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka yang berada di kawasan Kotabaru, Kota Yogyakarta.
Guntur menjelaskan, terdapat rencana membawa jenazah almarhum ke Jakarta pada Selasa (20/10/2026) pagi, setelah disemayamkan bersama keluarga di Yogyakarta.
“Disemayamkan di rumah terus besok pagi kayaknya dibawa ke Jakarta,” ungkapnya.
Meski demikian, informasi mengenai lokasi dan waktu pemakaman almarhum belum disampaikan secara terperinci.
Subagyo Hadi Siswoyo merupakan salah satu tokoh militer Indonesia yang pernah menduduki sejumlah jabatan penting, termasuk sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
Kepergiannya menjadi kabar duka bagi keluarga, kerabat, serta lingkungan TNI yang pernah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian almarhum.







