Topik.id — Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara tidak menutup kemungkinan untuk mengevaluasi kembali keputusan pergantian pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang telah diambil oleh menteri sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa.
Suahasil menyampaikan bahwa proses pelantikan pejabat baru telah dilaksanakan pada minggu lalu. Ia berencana untuk menelaah lebih lanjut mengenai keputusan yang telah dibuat tersebut sebelum mengambil langkah selanjutnya. “Nanti kita lihat, tapi kemarin memang ada pelantikan, minggu lalu, dan tentu nanti kita akan lihat pelantikan seperti apa, keputusan Menteri Keuangan-nya seperti apa dan kita akan tindak lanjuti dari situ,” ujar Suahasil di Istana, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Pernyataan ini disampaikan Suahasil menyusul pertanyaan mengenai potensi perubahan susunan pejabat Kemenkeu setelah dirinya resmi menjabat sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Purbaya.
Meskipun demikian, Suahasil menilai bahwa pergantian pejabat yang dilakukan sebelumnya bertujuan untuk memperkuat keuangan negara. Ia menekankan bahwa Kemenkeu merupakan institusi yang sangat besar dengan sekitar 77.000 pegawai yang tersebar di seluruh Indonesia.
“Tentu untuk memperkuat keuangan negara, melanjutkan apa yang kita sudah lakukan selama ini,” ucapnya. “Dan Kementerian Keuangan sebagai kementerian yang sangat besar, 77.000 pegawai, tentu bekerja di seluruh Indonesia untuk bisa menumbuhkan ekonomi dan juga menstabilkan ekonomi Indonesia,” imbuh Suahasil.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan dalam reshuffle kabinet yang berlangsung pada Senin (14/9/2026). Suahasil menggantikan posisi Purbaya Yudhi Sadewa.
Keputusan pengangkatan Menteri Keuangan dibacakan oleh Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti. “Mengangkat Profesor Suahasil Nazara Ph.D. sebagai Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih dengan sisa jabatan 2024-2029,” ujar Nanik.
Selanjutnya, Suahasil Nazara membacakan sumpah jabatannya yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta. “Demi Tuhan saya berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Suahasil saat mengucapkan sumpah.
