— Meta memperkenalkan Edits Assistant, fitur berbasis kecerdasan buatan yang ditujukan untuk membantu kreator Instagram memahami performa konten mereka. Asisten ini bekerja dengan memanfaatkan data dari akun pengguna untuk menghasilkan rekomendasi yang lebih sesuai dengan karakteristik audiens.

Fitur tersebut hadir di aplikasi Edits, platform penyuntingan video yang dikembangkan Meta. Berbeda dari layanan yang hanya menawarkan saran berdasarkan tren umum, Edits Assistant mempelajari riwayat performa konten pengguna sehingga rekomendasi yang diberikan dapat mengacu pada pola interaksi dari unggahan sebelumnya.

Edits Assistant Pelajari Performa Konten

Edits Assistant dirancang untuk membaca sejumlah indikator dari konten yang telah dipublikasikan kreator. Data seperti jumlah suka, bagikan, penayangan, hingga tingkat retensi penonton menjadi bagian dari informasi yang dianalisis sistem.

Analisis tersebut tidak berhenti pada satu video dengan jumlah penayangan tinggi. Sistem mencoba melihat pola dari berbagai unggahan dalam periode tertentu untuk menemukan karakter konten yang secara konsisten memperoleh respons lebih baik dari audiens.

Pendekatan tersebut memungkinkan kreator memperoleh gambaran mengenai jenis video atau format konten yang lebih banyak menarik perhatian pengikut mereka.

Kreator Bisa Bertanya Tentang Akun

Salah satu fungsi yang ditawarkan Edits Assistant adalah kemampuan menjawab pertanyaan terkait performa konten. Kreator dapat berinteraksi dengan asisten untuk mengetahui unggahan seperti apa yang mendapatkan respons paling tinggi dari pengikut.

Jawaban yang diberikan berasal dari data performa akun pengguna. Dengan demikian, kreator tidak hanya memperoleh informasi berupa angka, tetapi juga dapat menggunakan hasil analisis tersebut sebagai pertimbangan ketika merancang konten berikutnya.

Cara ini membuat proses membaca performa konten menjadi lebih praktis, terutama bagi kreator yang harus mengevaluasi banyak unggahan secara berkala.

Rekomendasi Mencakup Hook hingga Audio

Selain memberikan analisis, Edits Assistant juga dapat membantu tahap perencanaan konten. Meta menyiapkan rekomendasi yang mencakup ide pembuka video atau hook, teks keterangan, serta pilihan audio.

Saran tersebut disesuaikan dengan pola konten yang sebelumnya mendapat respons dari audiens. Artinya, rekomendasi tidak semata-mata berasal dari tren yang sedang populer, tetapi berusaha menghubungkannya dengan karakter akun masing-masing kreator.

Fitur ini dapat membantu kreator ketika menentukan pendekatan untuk video berikutnya berdasarkan pengalaman performa konten yang sudah dimiliki.

Edits Assistant Masih Dalam Tahap Uji Coba

Meta saat ini masih menguji Edits Assistant kepada sebagian anggota komunitas kreator. Fitur tersebut tersedia tanpa biaya tambahan di dalam aplikasi Edits, tetapi pengguna mendapatkan batas jumlah permintaan yang dapat diajukan setiap hari.

Bagi pengguna yang membutuhkan akses lebih banyak, Meta menyediakan opsi berlangganan Meta One. Paket tersebut menawarkan kuota permintaan yang lebih besar untuk penggunaan asisten AI.

Berdasarkan materi sumber, paket Meta One dengan tingkat tertinggi tercatat memiliki harga US$499 per bulan. Jika menggunakan asumsi kurs Rp18.087,99 per dolar AS, biaya tersebut setara sekitar Rp9,03 juta per bulan.

Meta Andalkan Data Akun untuk Beri Saran

Kehadiran Edits Assistant memperlihatkan pendekatan Meta dalam memanfaatkan data performa akun untuk membantu proses kreatif. Informasi mengenai penayangan, interaksi, dan retensi digunakan sebagai dasar untuk memahami pola konten yang diminati audiens.

Bagi kreator, hasil analisis tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pertimbangan dalam menyusun strategi unggahan berikutnya. Namun, karena masih dalam tahap pengujian, ketersediaan dan cakupan fitur dapat berubah seiring proses pengembangan Edits Assistant oleh Meta.