Veda Ega Pratama mencetak sejarah di ajang balap Grand Prix setelah mengamankan pole position Moto3 Australia 2026. Pembalap Honda Team Asia tersebut menjadi yang tercepat dalam sesi kualifikasi di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (24/10/2026), melalui persaingan dramatis hingga detik-detik terakhir.
Keberhasilan itu tidak datang dengan mudah. Veda harus melewati Q1 terlebih dahulu untuk mendapatkan tempat di sesi penentuan, sebelum berhadapan dengan sejumlah pesaing tangguh di Q2. Pembalap berusia 17 tahun tersebut akhirnya mencatat waktu 1 menit 35,299 detik, unggul tipis atas Máximo Quiles dan Joel Kelso.
Veda Ega Amankan Tiket Q2 Lewat Persaingan Ketat
Veda mengawali perjuangannya dari Q1 yang berlangsung dalam kondisi lintasan kering. Sejumlah pembalap, termasuk Hakim Danish, Casey O’Gorman, dan Eddie O’Shea, turut bersaing memperebutkan empat tempat menuju Q2.
Leo Rammerstorfer sempat mengambil alih posisi teratas sebelum Veda memperbaiki catatan waktunya. Pembalap Indonesia itu mencatat waktu 1 menit 38,304 detik, kemudian memangkasnya menjadi 1 menit 37,189 detik.
Memasuki pertengahan sesi, Veda masih mampu menjaga persaingan di barisan depan. Ia kembali mempertajam waktunya menjadi 1 menit 36,732 detik. Namun, perebutan posisi berlangsung semakin sengit menjelang akhir kualifikasi.
Veda sempat turun ke urutan ketiga setelah dilewati sejumlah rival. Meski demikian, ia tetap berhasil mengamankan satu dari empat tiket ke Q2 bersama Guido Pini, Casey O’Gorman, dan Eddie O’Shea. Pini mengakhiri Q1 sebagai pembalap tercepat.
Joe Kelso Tampil Cepat pada Awal Q2
Memasuki sesi kualifikasi kedua, Joe Kelso langsung menunjukkan kecepatannya dengan mencatat waktu 1 menit 35,841 detik. Veda kemudian merespons dan sempat naik ke posisi terdepan ketika sesi menyisakan sekitar 10 menit.
Perebutan posisi pertama berlangsung bergantian. Kelso kembali memimpin dan terus memperbaiki catatannya menjadi 1 menit 35,671 detik, lalu 1 menit 35,366 detik saat sesi menyisakan tujuh menit.
Sementara itu, Veda sempat berada di posisi ketiga. Máximo Quiles yang masih tertahan di urutan ketujuh juga berusaha memperbaiki catatan waktunya. Ia bahkan sempat kehilangan keseimbangan di Tikungan 3, tetapi berhasil menghindari kecelakaan.
Ketika waktu tersisa sekitar tiga menit, para pembalap kembali ke pit untuk mempersiapkan upaya terakhir mereka.
Veda Menyalip Quiles pada Putaran Penentuan
Ketegangan meningkat menjelang berakhirnya Q2. David Almansa mengalami kecelakaan di Tikungan 4, sedangkan Kelso masih bertahan di posisi teratas. Veda sempat merosot ke urutan keempat setelah dilewati Esteban.
Quiles kemudian mencatat waktu 1 menit 35,320 detik dan mengambil alih pimpinan. Perubahan itu membuat Veda turun hingga posisi kelima, tetapi persaingan belum berakhir.
Pada kesempatan terakhir, Veda tampil menentukan. Ia berhasil memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 35,299 detik untuk merebut pole position, unggul 0,021 detik atas Quiles. Kelso menempati posisi ketiga dengan selisih 0,067 detik.
Hasil tersebut menjadi pencapaian bersejarah karena Veda tercatat sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih pole position di ajang balap Grand Prix. Kini, tantangan berikutnya adalah mengubah posisi start terdepan itu menjadi hasil maksimal saat balapan Moto3 Australia 2026 berlangsung.









