TOPIK.ID — Perusahaan teknologi keuangan global dan platform aset kripto, OKX, resmi mengumumkan penyelesaian investasi strategis dari sejumlah institusi besar, yakni Circle, Qube Research & Technologies (QRT), Ripple, serta SC Ventures by Standard Chartered. Aksi korporasi ini menempatkan valuasi pra-pendanaan perusahaan di angka US$ 25 miliar.
Masuknya para investor baru ini sekaligus memperluas rangkaian putaran pendanaan yang sebelumnya dipimpin oleh Intercontinental Exchange (ICE) selaku induk perusahaan New York Stock Exchange. Kendati demikian, besaran nilai investasi dari masing-masing pihak tidak dipublikasikan.
“OKX, perusahaan teknologi keuangan dan platform aset kripto global, mengumumkan telah menyelesaikan investasi strategis dari Circle, Qube Research & Technologies (QRT), Ripple, dan SC Ventures by Standard Chartered,” jelas keterangan resmi OKX dikutip Minggu (11/10/2026).
“Valuasi pra-pendanaan (pre-money valuation) dalam investasi ini adalah US$ 25 miliar. Nilai investasi tidak diungkapkan. Putaran ini melanjutkan investasi strategis dari Intercontinental Exchange (ICE), induk perusahaan New York Stock Exchange, yang diumumkan OKX pada Maret 2026,” lanjut OKX.
Pengembangan infrastruktur keuangan menuntut keterhubungan yang kuat antarkomponen intinya. Aspek penerbitan stablecoin, likuiditas, jaminan, serta layanan kustodian harus memenuhi standar institusional dan beroperasi secara terpadu.
Melalui kolaborasi dan penyertaan modal ini, OKX berupaya merangkul para pengembang infrastruktur finansial terkemuka guna mewujudkan visi pasar onchain di masa depan.
“Visi kami sangat sederhana, simpan, bayar, investasikan, dan kembangkan. Kami ingin membangun platform teknologi keuangan untuk generasi berikutnya. Platform ini menggabungkan teknologi kripto dengan standar yang diharapkan orang dari institusi keuangan global,” ujar Star Xu, Founder dan CEO OKX.
“Itulah fondasi putaran ini. Pendanaan ini memberi kami modal untuk terus bertumbuh dan melakukan tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets). Circle, QRT, Ripple, dan Standard Chartered berinvestasi bersama kami. Bursa adalah titik awal kami, dan kini kami berkembang menjadi platform teknologi keuangan global yang lebih luas,” sambungnya.


