Timnas Indonesia menghadapi persoalan di lini depan menjelang agenda FIFA Matchday November 2026. Penyerang Ole Romeny dipastikan tidak bisa memperkuat skuad Garuda setelah mengalami cedera pergelangan kaki yang ternyata lebih serius dari perkiraan awal.
Kondisi tersebut membuka kesempatan bagi pemain lain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Romeny. Salah satu nama yang berpotensi masuk pertimbangan pelatih John Herdman adalah Rafael Struick, yang mulai mendapatkan menit bermain lebih banyak bersama Dewa United pada kompetisi Super League 2026/2027.
Cedera Ole Romeny Membuka Opsi di Lini Depan
Ole Romeny mengabarkan kondisi cederanya melalui akun media sosial pada Rabu (28/10/2026). Hasil pemeriksaan medis menunjukkan masalah pada pergelangan kakinya memiliki tingkat keparahan lebih tinggi dibandingkan penilaian awal.
“Sayangnya, cedera pergelangan kaki saya lebih parah daripada yang terlihat pada awalnya,” tulis Romeny.
Penyerang tersebut juga menyampaikan tekad untuk menjalani proses pemulihan sebaik mungkin agar bisa kembali bermain dalam waktu sesingkat mungkin.
“Saya akan melakukan apa pun untuk kembali secepat mungkin… Tetap tegakkan kepala,” lanjutnya.
Absennya Romeny membuat Herdman perlu mempertimbangkan alternatif untuk memperkuat sektor penyerangan. Rafael Struick menjadi salah satu pemain yang bisa masuk dalam pembahasan tersebut.
Rafael Struick Belum Kembali Sejak Juni 2025
Struick sudah cukup lama tidak mengenakan seragam Timnas Indonesia. Pemanggilan terakhirnya terjadi pada Juni 2025, ketika skuad Garuda masih menjalani putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Adapun penampilan terakhirnya bersama tim senior berlangsung saat Indonesia menghadapi Australia pada 20 Maret 2025. Dalam pertandingan tersebut, Garuda harus menerima kekalahan dengan skor 1-5.
Sejak saat itu, nama pemain berusia 23 tahun tersebut belum kembali masuk daftar panggilan tim nasional. Namun, perkembangan performanya bersama Dewa United musim ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Herdman.
Menit Bermain Rafael Struick Meningkat di Dewa United
Kesempatan Struick untuk kembali ke tim nasional didukung oleh perannya yang semakin penting di Dewa United. Di bawah arahan pelatih Osmar Loss, ia mulai memperoleh kepercayaan lebih besar untuk mengisi lini serang Banten Warriors.
Dari delapan pertandingan yang telah dijalani, Struick tercatat enam kali tampil sebagai starter. Jumlah tersebut sudah menyamai catatan penampilannya sejak menit awal sepanjang musim lalu ketika Dewa United masih ditangani Jan Olde Riekerink.
Kontribusinya juga terlihat melalui satu gol dan satu assist. Selain catatan tersebut, Struick dikenal memiliki etos kerja tinggi serta aktif melakukan tekanan terhadap pertahanan lawan.
Karakter permainan itu bisa memberikan pilihan berbeda bagi Herdman dalam menyusun strategi penyerangan. Meski demikian, peluang pemanggilannya tetap bergantung pada penilaian tim pelatih.
Struick Siap Jika Mendapat Panggilan Timnas
Struick tidak ingin terlalu jauh memikirkan kemungkinan kembali memperkuat Timnas Indonesia. Ia memilih menjaga konsistensi penampilan bersama klub dan berusaha memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan.
“Sejujurnya, saya tidak berharap terlalu banyak (dipanggil lagi ke Timnas Indonesia). Saya hanya berusaha terus bekerja keras dan memberikan 100 persen kemampuan bersama Dewa United,” kata Struick.
Ia juga menegaskan kesiapannya apabila kembali mendapatkan kesempatan membela Merah Putih.
“Semoga penampilan dan kualitas saya bisa terlihat dan pelatih bisa melihatnya. Saya selalu siap jika mendapat panggilan,” tambahnya.
Agenda FIFA Matchday November Masih Menunggu Kepastian
Selain persoalan pemain, Timnas Indonesia juga menghadapi ketidakpastian terkait agenda pertandingan pada 13 dan 17 November 2026. Skuad Garuda sebelumnya dijadwalkan menjalani laga tandang di kawasan Timur Tengah.
Situasi politik dan konflik antarnegara di wilayah tersebut turut memengaruhi kepastian penyelenggaraan pertandingan. Laga melawan Yordania disebut terancam batal, sementara kepastian lawan untuk pertandingan kedua juga belum diumumkan.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyatakan federasi terus memantau perkembangan situasi sebelum menentukan langkah selanjutnya. Dengan kondisi tersebut, kepastian agenda internasional dan komposisi pemain Timnas Indonesia masih menunggu keputusan resmi.








