Sepakbola

Paolo Zanetti Resmi Tangani Udinese Hingga 2027, Misi Berat Menanti Usai Pemecatan Kosta Runjaic

Udinese menunjuk Paolo Zanetti sebagai pelatih baru hingga Juni 2027. Ia dituntut mengakhiri tren buruk tim setelah delapan laga tanpa kemenangan.

Paolo Zanetti Resmi Tangani Udinese Hingga 2027, Misi Berat Menanti Usai Pemecatan Kosta Runjaic
Foto: Twitter/@Udinese_1896

Udinese menunjuk Paolo Zanetti sebagai pelatih kepala anyar setelah memutus kerja sama dengan Kosta Runjaic. Pelatih asal Italia tersebut mendapat kontrak hingga 30 Juni 2027 untuk menangani tim yang sedang mengalami kesulitan di kompetisi Serie A.

Pergantian pelatih ini dilakukan setelah Udinese melewati periode buruk pada awal musim. Dari sepuluh pertandingan yang telah dijalani, klub berjuluk Le Zebrette itu baru mengoleksi lima poin dan belum mampu mengakhiri rentetan delapan laga tanpa kemenangan.

Kekalahan dari Roma Berujung Pergantian Pelatih

Hasil buruk Udinese mencapai titik krusial ketika mereka menelan kekalahan 5-2 dari AS Roma di kandang sendiri pada akhir pekan lalu. Hasil tersebut menjadi pemicu keputusan manajemen untuk mengakhiri masa kepelatihan Runjaic.

Performa tim yang belum menunjukkan perbaikan membuat Udinese membutuhkan perubahan untuk menghadapi lanjutan kompetisi. Manajemen kemudian mempercayakan tanggung jawab tersebut kepada Zanetti, yang diharapkan mampu mengangkat posisi klub dari persaingan papan bawah.

Zanetti bukan sosok baru di sepak bola Italia. Pelatih berusia 43 tahun itu memiliki pengalaman menangani sejumlah klub, termasuk Empoli, Hellas Verona, dan Venezia. Pengalamannya di beberapa tim Serie A menjadi bekal untuk menghadapi tantangan bersama Udinese.

Pengalaman Zanetti Bersama Verona dan Venezia

Sebelum menerima tawaran Udinese, Zanetti terakhir kali bekerja sebagai pelatih Hellas Verona. Ia berpisah dengan klub tersebut pada Februari lalu dan sejak itu belum menangani tim lain.

Selama menukangi Verona, Zanetti berhasil membawa Gialloblù menempati peringkat ke-14 pada akhir Serie A musim 2024/25. Capaian tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan karier kepelatihannya di kasta tertinggi sepak bola Italia.

Ia juga memiliki hubungan khusus dengan Venezia. Pada musim 2020/21, Zanetti sukses mengantarkan klub tersebut promosi ke Serie A setelah menunggu selama 19 tahun. Keberhasilan itu membuat namanya memiliki rekam jejak tersendiri di klub yang kini akan menjadi lawan Udinese.

Venezia Jadi Ujian Pertama Bersama Udinese

Jadwal pertandingan perdana Zanetti menghadirkan tantangan yang tidak ringan. Udinese akan berhadapan dengan Venezia dalam duel yang mempertemukan dua tim yang sama-sama berjuang di papan bawah.

Pertandingan tersebut juga memiliki nilai emosional bagi sang pelatih karena Venezia merupakan klub yang pernah ia bawa kembali ke kasta tertinggi. Namun, kali ini Zanetti harus mempersiapkan Udinese untuk menghadapi mantan timnya demi mendapatkan hasil positif.

Kondisi klasemen membuat pertandingan tersebut penting bagi Udinese. Tambahan poin dibutuhkan agar mereka dapat memperbaiki posisi sekaligus menghentikan tren negatif yang telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.

Agenda Awal Zanetti di Udinese

Zanetti dijadwalkan memimpin sesi latihan pertamanya bersama Udinese pada Selasa sore. Agenda tersebut menjadi kesempatan awal untuk mengenal para pemain dan mulai menerapkan pendekatan yang akan digunakan dalam pertandingan mendatang.

Setelah menjalani latihan perdana, ia akan diperkenalkan secara resmi kepada media pada Rabu pukul 15.00 waktu setempat. Penunjukan ini sekaligus membuka babak baru bagi Udinese setelah keputusan memberhentikan Runjaic.

Dengan kontrak hingga Juni 2027, Zanetti memiliki waktu untuk membangun kembali performa tim. Tantangan terdekatnya adalah mengembalikan kepercayaan diri skuad dan membawa Udinese kembali meraih kemenangan di Serie A.