Sepakbola

Resmi Ditunjuk Jadi Pelatih Udinese, Laga Perdana Paolo Zanetti Langsung Hadapi Mantan Klub

Paolo Zanetti memulai petualangan bersama Udinese dengan menghadapi Venezia, klub yang pernah ia bawa promosi ke Serie A pada 2021.

Resmi Ditunjuk Jadi Pelatih Udinese, Laga Perdana Paolo Zanetti Langsung Hadapi Mantan Klub
Foto: © ANSA/Emanuele Pennacchio

Paolo Zanetti langsung menghadapi pertandingan sarat kenangan setelah resmi mengambil alih kursi pelatih Udinese. Laga debutnya dijadwalkan berlangsung pada Sabtu 7 November 2026 dengan menghadapi Venezia, tim yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.

Pertemuan kedua klub memiliki arti tersendiri bagi Zanetti. Di satu sisi, ia harus berusaha membawa Udinese mendapatkan hasil positif. Di sisi lain, lawan yang akan dihadapi merupakan klub yang pernah ia antarkan kembali ke kompetisi tertinggi Italia setelah penantian panjang.

Venezia Jadi Lawan Pertama Zanetti

Pertandingan melawan Venezia menjadi ujian awal bagi Zanetti dalam menjalankan tugas barunya. Udinese membutuhkan hasil positif untuk memperbaiki situasi tim, sementara Venezia juga sedang menghadapi tekanan karena berada di posisi terbawah klasemen.

Kondisi tersebut membuat pertemuan kedua kesebelasan memiliki kepentingan besar dalam persaingan papan bawah. Bagi Udinese, laga ini menjadi kesempatan untuk memulai perubahan setelah pergantian pelatih. Sementara itu, Venezia membutuhkan poin agar tidak semakin tertinggal dari para pesaingnya.

Zanetti tentu memiliki gambaran mengenai karakter klub yang pernah ditanganinya. Namun, situasi kali ini berbeda karena ia berada di kubu lawan dan harus mempersiapkan strategi untuk menghadapi mantan anak asuhnya.

Keberhasilan Membawa Venezia Kembali ke Serie A

Nama Zanetti memiliki catatan khusus dalam sejarah perjalanan Venezia. Pada musim 2020/2021, ia berhasil mengantarkan klub tersebut promosi ke Serie A setelah 19 tahun tidak tampil di kompetisi kasta tertinggi Italia.

Pencapaian itu menjadi salah satu momen penting dalam karier kepelatihannya. Keberhasilan membawa Venezia naik kasta turut memperkuat reputasinya sebagai pelatih yang memiliki pengalaman membangun tim untuk bersaing di level lebih tinggi.

Setelah menjalani periode bersama Venezia, Zanetti melanjutkan karier dengan menangani Empoli. Ia kemudian menerima pekerjaan sebagai pelatih Hellas Verona dan kembali mendapat kesempatan berkompetisi di Serie A.

Pengalaman di Verona Jadi Modal Berikutnya

Bersama Verona, Zanetti berhasil menjaga tim tetap bersaing di liga. Pada musim 2024/2025, ia membawa klub berjuluk Gialloblù tersebut menyelesaikan kompetisi di peringkat ke-14.

Pengalaman menangani beberapa klub Italia itu menjadi bekal yang akan dibawanya ke Udinese. Meski demikian, ia tetap menghadapi pekerjaan yang tidak mudah karena harus membangun kembali performa tim dalam situasi kompetisi yang sedang berjalan.

Pertandingan melawan Venezia juga menjadi kesempatan pertama untuk melihat respons skuad Udinese terhadap pendekatan pelatih baru. Hasil laga tersebut dapat memberikan gambaran awal mengenai proses penyesuaian tim.

Agenda Pertama Zanetti Bersama Udinese

Sebelum menjalani debut, Zanetti dijadwalkan memimpin latihan perdana Udinese pada Selasa sore waktu setempat. Sesi tersebut menjadi awal keterlibatannya secara langsung dalam persiapan tim.

Selanjutnya, Udinese akan memperkenalkan Zanetti kepada media pada Rabu pukul 15.00 waktu setempat. Agenda itu menjadi kesempatan bagi sang pelatih untuk menyampaikan pandangannya mengenai tantangan yang menanti.

Fokus terdekat Zanetti adalah mempersiapkan tim menghadapi Venezia. Pertandingan tersebut bukan hanya menjadi awal masa kerjanya di Udinese, tetapi juga mempertemukannya kembali dengan klub yang pernah mencatatkan keberhasilan besar di bawah arahannya.