Topik.id — Rektor IPB University Alim Setiawan Slamet menyambangi Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis siang. Kehadiran pimpinan perguruan tinggi tersebut berlangsung di tengah menguatnya spekulasi mengenai rencana pelantikan sejumlah pejabat baru dalam jajaran Kabinet Merah Putih.
Alim terpantau menapakkan kaki di kawasan Istana Kepresidenan sekitar pukul 13.30 WIB dengan balutan setelan jas berwarna hitam serta mengenakan dasi biru.
Saat dicegat oleh para jurnalis untuk mengonfirmasi tujuan kunjungannya, Alim mengaku mendapat undangan kehadiran yang bersifat mendadak dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
“Saya belum tahu, nanti saja,” ujar Alim di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Ia menuturkan, sebelum panggilan dari pihak Istana itu datang, dirinya masih menjalani rutinitas akademis di kampus untuk menyambut kedatangan tim asesor.
Ketika disinggung mengenai desas-desus yang mengaitkannya dengan posisi wakil menteri pertanian, Alim memilih untuk tidak bersuara lebih jauh dan meminta publik menanti pengumuman resmi dari kepala negara.
“Saya belum tahu. Nanti kita lihat lagi,” ucapnya singkat.
Di samping itu, Alim memastikan bahwa hingga dirinya melangkah masuk ke area Istana, status resminya masih memegang amanah sebagai Rektor IPB.
Deretan Tokoh yang Dipanggil ke Istana
Hingga Alim memasuki bagian dalam kompleks kepresidenan, belum ada keterangan resmi yang dirilis mengenai posisi maupun penugasan spesifik yang akan diembannya.
Kehadiran Rektor IPB ini menyusul sejumlah figur penting lain yang telah lebih dulu hadir di lokasi serupa pada hari yang sama. Beberapa nama yang tampak hadir lebih awal meliputi Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard T. H. Tampubolon serta Panglima Kodam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi.
Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan wartawan, Letjen Richard santer dikabarkan bakal mengisi posisi wakil menteri pertahanan, sementara Mayjen Kristomei disebut-sebut dipersiapkan untuk memimpin Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Selain unsur militer, tampak pula Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan Satyawan Pudyatmoko yang diisukan bakal dilantik menjadi kepala badan pengelola gambut dan mangrove.


