Keuangan

Tips Mengatur Keuangan Setelah Gajian, Tarik Tunai Bisa Tanpa Biaya Admin

Simpan pengeluaran dengan tarik tunai gratis lewat ShopeePay di ATM BCA dan minimarket untuk penuhi kebutuhan harian usai gajian.

Tips Mengatur Keuangan Setelah Gajian, Tarik Tunai Bisa Tanpa Biaya Admin
Ilustrasi Dompet Digital (Sumber: dok. ShopeePay)

Mengatur keuangan setelah menerima gaji menjadi langkah penting agar pendapatan bulanan tidak habis sebelum waktunya. Selain membagi anggaran untuk kebutuhan sehari-hari, masyarakat juga perlu memperhatikan biaya transaksi yang dapat menambah pengeluaran, termasuk saat melakukan penarikan uang tunai.

Di tengah meningkatnya penggunaan layanan pembayaran digital, kebutuhan terhadap uang tunai masih cukup tinggi. Aktivitas seperti berbelanja di pasar tradisional, membayar parkir, hingga bertransaksi di warung yang belum menerima pembayaran digital membuat uang fisik tetap diperlukan.

Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam mengalokasikan pendapatan setelah gajian. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan pokok, pembayaran kewajiban bulanan, tabungan, dan dana darurat harus menjadi prioritas sebelum menggunakan uang untuk keperluan lainnya.

Pemilihan layanan keuangan yang menawarkan biaya transaksi rendah juga dapat membantu mengurangi pengeluaran tambahan. Namun, kemudahan tersebut tetap perlu diimbangi dengan pengendalian belanja dan pemantauan saldo secara rutin.

5 Tips Mengatur Keuangan Setelah Gajian

Pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya bergantung pada besarnya penghasilan, tetapi juga cara seseorang membagi dan menggunakan pendapatan tersebut.

Berikut lima tips yang dapat diterapkan untuk menjaga kondisi keuangan tetap terkendali setelah menerima gaji.

1. Dahulukan kebutuhan pokok dan tagihan bulanan

Langkah pertama setelah menerima gaji adalah menghitung seluruh kebutuhan wajib selama satu bulan. Pengeluaran seperti biaya makan, transportasi, tempat tinggal, listrik, air, dan cicilan perlu mendapatkan alokasi terlebih dahulu.

Dengan memisahkan dana untuk kebutuhan utama sejak awal, risiko penggunaan uang secara berlebihan untuk keperluan yang kurang mendesak dapat dikurangi.

Masyarakat juga dapat membuat daftar pengeluaran berdasarkan tingkat kepentingan agar lebih mudah menentukan kebutuhan yang harus dipenuhi terlebih dahulu.

2. Sisihkan pendapatan untuk tabungan dan dana darurat

Menabung sebaiknya dilakukan segera setelah menerima gaji, bukan hanya mengandalkan sisa uang pada akhir bulan.

Sebagian pendapatan dapat dialokasikan untuk tabungan sesuai kemampuan finansial masing-masing. Selain itu, dana darurat juga perlu dipersiapkan untuk menghadapi kebutuhan mendadak, seperti biaya kesehatan atau perbaikan kendaraan.

Pemisahan rekening atau saldo khusus untuk tabungan dapat membantu mengurangi kemungkinan dana tersebut digunakan untuk belanja sehari-hari.

3. Tetapkan batas pengeluaran harian

Setelah kebutuhan wajib dan tabungan dialokasikan, sisa pendapatan dapat dibagi menjadi anggaran belanja harian atau mingguan.

Penetapan batas pengeluaran membantu masyarakat mengetahui jumlah uang yang dapat digunakan tanpa mengganggu kebutuhan hingga akhir bulan.

Cara ini juga dapat diterapkan dengan menyiapkan uang tunai secukupnya untuk pengeluaran tertentu, sehingga penggunaan dana lebih mudah dikendalikan.

4. Manfaatkan layanan tarik tunai tanpa biaya admin

Biaya administrasi menjadi salah satu pengeluaran tambahan yang perlu diperhatikan, terutama bagi masyarakat yang sering melakukan transaksi keuangan.

Memilih fasilitas tarik tunai tanpa biaya administrasi dapat membantu mengurangi pengeluaran tersebut.

Salah satu layanan yang menawarkan fasilitas ini adalah ShopeePay. Pengguna dapat melakukan penarikan saldo melalui ATM BCA maupun sejumlah jaringan minimarket yang bekerja sama.

Fasilitas tarik tunai tersebut tersedia tanpa biaya administrasi dan tanpa batas kuota bulanan, sesuai syarat dan ketentuan layanan yang berlaku.

Meski demikian, pengguna tetap disarankan melakukan penarikan sesuai kebutuhan agar uang tunai yang tersedia tidak mendorong pengeluaran berlebihan.

5. Pantau saldo dan evaluasi pengeluaran secara berkala

Memeriksa saldo dan riwayat transaksi menjadi kebiasaan penting dalam menjaga kondisi keuangan.

Melalui pemantauan rutin, masyarakat dapat mengetahui pengeluaran yang paling besar sekaligus mengidentifikasi transaksi yang sebenarnya dapat dikurangi.

Evaluasi pengeluaran juga dapat dilakukan setiap akhir pekan untuk memastikan penggunaan uang masih sesuai anggaran yang telah direncanakan.

Dengan begitu, penyesuaian dapat segera dilakukan sebelum pengeluaran melebihi kemampuan keuangan.

Cara Tarik Tunai ShopeePay di Minimarket

Selain membantu memenuhi kebutuhan transaksi digital, ShopeePay menyediakan fasilitas pencairan saldo menjadi uang tunai melalui jaringan Indomaret, Alfamart, dan Alfamidi yang bekerja sama.

Layanan ini memungkinkan pengguna memperoleh uang tunai tanpa menggunakan kartu ATM fisik.

Berikut langkah-langkah tarik tunai ShopeePay melalui minimarket:

  1. Buka aplikasi ShopeePay pada ponsel.
  2. Masuk ke menu Tarik Tunai.
  3. Pilih minimarket yang akan digunakan untuk melakukan penarikan.
  4. Ikuti instruksi pada aplikasi hingga memperoleh kode token transaksi.
  5. Kunjungi gerai minimarket sesuai pilihan.
  6. Informasikan nominal penarikan dan tunjukkan kode token kepada kasir.
  7. Selesaikan proses transaksi sesuai petunjuk untuk menerima uang tunai.

Nominal minimum penarikan melalui minimarket adalah Rp50.000. Pengguna perlu memastikan saldo mencukupi dan transaksi memenuhi ketentuan yang berlaku.

Cara Tarik Tunai ShopeePay di ATM BCA Tanpa Kartu

Selain melalui minimarket, pengguna juga dapat melakukan penarikan saldo ShopeePay menggunakan jaringan ATM BCA tanpa memerlukan kartu debit.

Proses penarikan diawali melalui aplikasi ShopeePay untuk memperoleh kode transaksi yang digunakan saat pencairan uang.

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka aplikasi ShopeePay.
  2. Pilih fitur Tarik Tunai.
  3. Tentukan ATM BCA sebagai metode penarikan.
  4. Masukkan nominal uang yang ingin ditarik.
  5. Masukkan PIN ShopeePay untuk mengonfirmasi transaksi.
  6. Simpan kode transaksi yang ditampilkan aplikasi.
  7. Kunjungi ATM BCA yang mendukung transaksi tanpa kartu.
  8. Ikuti petunjuk pada layar ATM dan masukkan kode transaksi sesuai instruksi.
  9. Selesaikan proses penarikan untuk mengambil uang tunai.

Pastikan seluruh informasi transaksi sesuai sebelum melakukan konfirmasi. PIN dan kode transaksi juga harus dijaga kerahasiaannya untuk menghindari penyalahgunaan akun.

ShopeePay Juga Sediakan Isi Saldo Tanpa Biaya Admin

Selain fasilitas tarik tunai, ShopeePay menawarkan layanan pengisian saldo menggunakan uang tunai melalui sejumlah gerai minimarket.

Pengguna dapat memperoleh fasilitas bebas biaya administrasi hingga lima kali setiap bulan untuk pengisian saldo melalui layanan yang memenuhi ketentuan.

ShopeePay juga menyediakan berbagai fitur transaksi lainnya, seperti transfer ke rekening bank dan dompet digital, pembayaran menggunakan QRIS, serta pembelian pulsa, paket data internet, dan token listrik.

Ketersediaan layanan tersebut memungkinkan pengguna memenuhi sejumlah kebutuhan transaksi melalui satu aplikasi.

Eka Nilam Dari menjelaskan bahwa kemudahan akses terhadap layanan keuangan digital diharapkan dapat mendukung fleksibilitas masyarakat dalam melakukan transaksi sehari-hari.

Meski demikian, pengguna tetap perlu menyesuaikan pemanfaatan fitur keuangan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial masing-masing.

Pengelolaan keuangan setelah gajian pada akhirnya membutuhkan kombinasi antara perencanaan anggaran, kedisiplinan dalam berbelanja, serta pemilihan layanan transaksi yang efisien.

Dengan menerapkan kebiasaan tersebut, masyarakat dapat menjaga pengeluaran tetap terkendali sekaligus memanfaatkan fasilitas tarik tunai tanpa biaya administrasi untuk memenuhi kebutuhan uang fisik sehari-hari.