Topik.ID — BRI Danareksa Sekuritas mengidentifikasi 20 saham yang menawarkan daya tarik dari sisi dividen sekaligus memiliki indikator fundamental yang relatif kuat. Daftar tersebut mencakup emiten dengan dividend yield minimal 10%, profitabilitas solid, serta pertumbuhan laba per saham atau earnings per share (EPS) yang positif.
Dalam riset yang dirilis Jumat (11/9/2026), sekuritas menggunakan tiga indikator utama untuk melakukan penyaringan, yakni dividend yield, rata-rata return on equity (ROE) selama tiga tahun, serta pertumbuhan EPS secara trailing twelve months (TTM) year on year. Hasilnya, J Resources Asia Pasifik (PSAB) menempati posisi teratas dengan yield 23,28%.
PSAB Pimpin Daftar Saham Berbasis Dividen
PSAB mencatat kapitalisasi pasar sekitar Rp15,3 triliun dengan rata-rata ROE tiga tahun sebesar 3,39%. Selain menawarkan yield tertinggi dalam daftar, saham tersebut juga membukukan pertumbuhan EPS yang sangat signifikan, mencapai 969%.
Baramulti Suksessarana (BSSR) berada di posisi berikutnya dengan dividend yield 17%. Emiten ini memiliki kapitalisasi pasar Rp12,8 triliun, rata-rata ROE tiga tahun 48,4%, serta pertumbuhan EPS sebesar 1%.
Sementara itu, Mitra Pinasthika Mustika (MPMX) menawarkan yield 16,5%. Diikuti Asiaplast Industries (APLI) sebesar 15,6%, Panin Sekuritas (PANS) 15,2%, dan Clipan Finance Indonesia (CFIN) 13,7%.
Dari sisi pertumbuhan laba, APLI menjadi emiten paling menonjol karena EPS-nya melonjak 2.477,7%. PANS dan CFIN juga mencatat pertumbuhan masing-masing 71,1% dan 40%.
BMRI dan BBRI Punya Kapitalisasi Terbesar
Dua saham perbankan dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam daftar adalah Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI).
BMRI memiliki dividend yield 12,5% dengan kapitalisasi pasar Rp404,1 triliun. Rata-rata ROE tiga tahun tercatat 19,9%, sementara pertumbuhan EPS mencapai 15,9%.
Adapun BBRI menawarkan yield 10,5% dengan kapitalisasi pasar Rp498,6 triliun. Bank tersebut mencatat rata-rata ROE tiga tahun 18,5% dan pertumbuhan EPS sebesar 8,35%.
Keduanya menunjukkan bahwa saham dengan kapitalisasi besar juga dapat masuk dalam radar investor yang mengejar kombinasi pendapatan dividen dan pertumbuhan laba.
UNVR Unggul dari Sisi Profitabilitas
Unilever Indonesia (UNVR) menjadi salah satu emiten yang paling menonjol dari sisi profitabilitas. Rata-rata ROE tiga tahunnya mencapai 156,49%, tertinggi di antara saham yang masuk dalam daftar.
UNVR juga menawarkan dividend yield 12,2% dan pertumbuhan EPS sebesar 176,5%, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp62,5 triliun.
Di luar saham-saham tersebut, daftar BRI Danareksa juga mencakup Eastparc Hotel (EAST) dengan yield 12,2%, Astra Graphia (ASGR) 11,4%, Unggul Indah Cahaya (UNIC) 11,1%, BPD Jawa Timur (BJTM) 10,8%, serta BPD Jawa Barat dan Banten (BJBR) 10,8%.
Kemudian terdapat Colorpak Indonesia (CLPI) 10,6%, Surya Citra Media (SCMA) 10,5%, Delta Djakarta (DLTA) 10,1%, Duta Pertiwi (DUTI) 10%, Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) 10%, dan Panca Budi Idaman (PBID) 10%.
Daftar tersebut menunjukkan bahwa strategi berbasis dividen tidak hanya bertumpu pada yield tinggi. Investor tetap perlu melihat kualitas profitabilitas dan keberlanjutan pertumbuhan laba sebelum menentukan pilihan investasi.
Ikuti Topik.ID
