— Kinerja saham emiten otomotif mencatat pergerakan positif pada perdagangan Jumat, 11 September 2026, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru berakhir di zona merah. Penguatan tersebut mendapat katalis dari perkembangan penjualan mobil nasional yang menunjukkan pemulihan kuat sepanjang Agustus 2026.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan penjualan mobil secara wholesales mencapai 81.756 unit pada Agustus. Angka tersebut melonjak 32,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan menjadi capaian bulanan tertinggi dalam enam bulan terakhir.

Penjualan Mobil Jadi Katalis Positif Emiten Otomotif

Secara kumulatif, penjualan mobil nasional sepanjang Januari-Agustus 2026 juga menunjukkan tren pertumbuhan. Volume penjualan tercatat meningkat 20,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Phintraco Sekuritas menilai salah satu faktor yang membantu mengangkat penjualan adalah penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Pameran otomotif tersebut berlangsung pada 29 Juli hingga 9 Agustus dan menjadi momentum bagi produsen maupun distributor untuk mendorong transaksi kendaraan.

Lonjakan penjualan menjadi sentimen positif bagi emiten yang memiliki eksposur terhadap industri otomotif. Perbaikan volume kendaraan dapat memberikan dampak terhadap aktivitas distribusi, penjualan suku cadang hingga permintaan komponen.

ASII dan AUTO Ikut Menanjak

PT Astra International Tbk (ASII) menjadi salah satu saham otomotif yang mencatat penguatan. Saham ASII naik 1,25% ke level Rp4.910 per saham.

Astra memiliki posisi penting dalam industri otomotif nasional melalui kegiatan produksi, perakitan, dan distribusi berbagai merek kendaraan, termasuk Toyota dan Daihatsu. Dengan meningkatnya penjualan mobil, prospek aktivitas bisnis otomotif menjadi salah satu faktor yang diperhatikan investor.

Saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), yang merupakan anak usaha ASII dan bergerak di bisnis produksi komponen serta suku cadang otomotif, juga menguat 1,21% menjadi Rp3.360.

Pergerakan positif turut terjadi pada PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS). Saham IMAS naik 1,11% ke Rp920.

Saham Komponen Otomotif Menghijau

Penguatan juga terlihat pada sejumlah emiten yang memiliki bisnis pendukung industri kendaraan bermotor. PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) tercatat naik 1,07% dan sempat menyentuh Rp191 per saham.

Kemudian PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) mencatat kenaikan paling tinggi di antara saham yang disebutkan, yakni 1,46% dengan harga tertinggi mencapai Rp1.040. DRMA memiliki bisnis manufaktur komponen otomotif, terutama untuk kendaraan roda empat.

PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) juga bergerak positif dengan kenaikan 0,85% hingga mencapai level tertinggi Rp1.780 per saham. Perusahaan tersebut memproduksi berbagai komponen otomotif, mesin, serta produk pendukung lainnya.

Penguatan saham-saham tersebut menunjukkan bahwa membaiknya penjualan kendaraan mulai menjadi katalis bagi rantai industri otomotif secara lebih luas. Namun, investor tetap perlu mencermati keberlanjutan pertumbuhan penjualan pada bulan-bulan berikutnya untuk melihat apakah momentum pemulihan dapat bertahan hingga akhir 2026.