Makin canggih dan efisien, prosa.ai rilis suara AI multibahasa

Ardi Nugraha

Prosa.ai merilis suara AI multibahasa, sebuah terobosan yang siap mengubah cara kreator berinteraksi dengan teknologi AI.

prosa.ai
Inovasi di bidang teknologi terus menghadirkan solusi yang semakin canggih dan efisien. Salah satu perusahaan teknologi yang terus berinovasi adalah Prosa.ai, sebuah perusahaan startup asal Indonesia yang fokus pada pengembangan teknologi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. 

Baru-baru ini, Prosa.ai merilis suara AI multibahasa, sebuah terobosan yang siap mengubah cara kreator berinteraksi dengan teknologi AI.

Prosa Text to Speech (TTS) baru saja menambahkan koleksi suara AI baru dalam multibahasa  antara lain Bahasa Arab, Mandarin, Jepang, Spanyol, Italia, Korea, dan Rusia. Penambahan koleksi suara ini membantu kreator mendukung kreatifitas semakin variatif dan menjangkau pemirsa internasional skala global.

Prosa Text to Speech sebagai alat voice AI terkemuka di Indonesia telah menambahkan koleksi suara AI multibahasa antara lain Bahasa Arab, Mandarin, Jepang, Spanyol, Italia, Korea, dan Rusia. 
"Penambahan koleksi suara AI ini diharapkan dapat membantu para kreator konten untuk dapat go global dimana konten video maupun audio yang dibuat dapat menjangkau lebih banyak pemirsa internasional," ungkap pihak Prosa.ai dalam keterangan persnya yang diterima topik.id via email, Sabtu (8/6/2024).
Teknologi Prosa Text to Speech (TTS) memiliki kemampuan untuk mengubah teks menjadi suara dengan berbagai pilihan bahasa kini membuka peluang baru yang signifikan. 

Berikut adalah manfaat utama dari multibahasa TTS bagi kreator konten serta peluang-peluang yang semakin terbuka dengan adanya teknologi ini:

Meningkatkan Aksesibilitas Konten.

Salah satu manfaat utama dari multibahasa TTS adalah meningkatkan aksesibilitas konten. Dengan TTS, kreator konten dapat menyediakan konten dalam berbagai bahasa, memungkinkan audiens yang lebih luas untuk menikmati dan memahami konten mereka. Ini sangat berguna untuk audiens yang memiliki keterbatasan dalam membaca teks atau yang lebih suka mendengarkan daripada membaca.

Memperluas Jangkauan Audiens.

Kemampuan untuk menyampaikan pesan dalam berbagai bahasa memungkinkan kreator konten untuk menjangkau audiens internasional. Kreator yang sebelumnya hanya berfokus pada satu bahasa kini dapat memperluas jangkauan mereka ke pasar global. Misalnya, seorang YouTuber bisa menyediakan subtitle atau narasi dalam berbagai bahasa, membuat konten mereka lebih menarik bagi penonton dari berbagai negara.

Meningkatkan Engagement.

Konten audio cenderung lebih engaging dibandingkan dengan teks. Dengan menggunakan TTS, kreator dapat membuat konten yang lebih dinamis dan menarik. Misalnya, sebuah blog bisa menyediakan versi audio dari artikelnya sehingga pembaca dapat mendengarkan saat mereka sedang bepergian atau melakukan aktivitas lain. Hal ini bisa meningkatkan durasi keterlibatan audiens dengan konten.

Efisiensi Waktu dan Biaya.

Menggunakan TTS bisa jauh lebih efisien dibandingkan dengan merekam narasi manual. Kreator konten tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk hiring voice actor atau studio rekaman. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk mengubah teks menjadi suara dengan TTS jauh lebih singkat dibandingkan proses rekaman tradisional.

Selain dari manfaatnya, begitu pula peluang yang semakin terbuka dengan TTS Multibahasa antara lain:

Monetisasi Konten Internasional.

Dengan menjangkau audiens internasional, kreator konten dapat membuka peluang monetisasi baru, seperti melalui iklan berbahasa asing, sponsorship, dan penjualan produk digital ke pasar global.

Kolaborasi dengan Brand Global.

Kemampuan untuk menyediakan konten dalam berbagai bahasa bisa menarik perhatian brand global yang ingin menjangkau pasar yang lebih luas. Kreator konten bisa mendapatkan peluang untuk bekerja sama dengan brand-brand ini dalam kampanye pemasaran multibahasa.

EduTech dan E-Learning.

Di sektor pendidikan, multibahasa TTS bisa digunakan untuk membuat materi pembelajaran yang lebih inklusif dan dapat diakses oleh siswa dari berbagai latar belakang bahasa. Ini bisa membuka peluang bagi kreator konten untuk berkontribusi dalam proyek-proyek EduTech dan e-learning.

Pengembangan Produk Audio.

Kreator konten juga bisa mengeksplorasi pengembangan produk audio seperti audiobook, podcast multibahasa, dan aplikasi berbasis suara. Dengan memanfaatkan TTS, proses produksi menjadi lebih sederhana dan terjangkau.

Personalisasi Pengalaman Pengguna.

Dengan kemampuan multibahasa, kreator konten bisa menyediakan pengalaman yang lebih personal bagi audiens mereka. Misalnya, aplikasi berbasis TTS dapat menyajikan informasi atau panduan dalam bahasa yang dipilih oleh pengguna, meningkatkan kepuasan dan keterlibatan pengguna.

Sebagai kesimpulan, Prosa Text to Speech multibahasa menawarkan berbagai manfaat signifikan bagi kreator konten, mulai dari meningkatkan aksesibilitas dan engagement hingga efisiensi waktu dan biaya. 

Selain itu, teknologi ini membuka peluang baru di berbagai sektor, termasuk monetisasi internasional, kolaborasi dengan brand global, EduTech, dan pengembangan produk audio. Mari manfaatkan TTS multibahasa , kreator konten dapat menjangkau audiens yang lebih luas dan meraih kesuksesan di pasar global.
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.


Bisnis Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks