Presiden Jokowi ke Kominfo: Secepatnya, prioritaskan layanan publik

Transformasi digital adalah transformasi bangsa.

Ardi Nugraha
A- A+
Wamenkominfo, Nezar Patria. | foto: biro humas kominfo
Gangguan yang terjadi pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang terletak di Surabaya menyebabkan lumpuhnya berbagai layanan publik sejak 20 Juni 2024 akibat adanya serangan siber ransomware.

Kementerian Komunikasi dan Informatika terus berupaya melakukan pemulihan layanan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) 2 yang mengalami serangan Ransomware Brain Cipher.

Wakil Menteri Kominfo (Wamenkominfo) Nezar Patria menyatakan insiden ini merupakan pelajaran sangat penting untuk makin memperkuat transformasi digital yang lebih aman ke depan. 

Wamenkominfo, juga mengutarakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan untuk melakukan pemulihan pelayanan publik secepatnya. 
"Perintah Presiden ya secepatnya, jadi prioritas kita adalah layanan publik, jangan sampai masyarakat terganggu, dan fungsi-fungsi pemerintahan yang menggunakan platform digital itu terganggu," ungkap Wamenkominfo Nezar dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (27/6/2024).
Wamen Nezar Patria menekankan transformasi digital dapat meningkatkan efisiensi, mempermudah proses bisnis, dan memudahkan masyarakat mengakses layanan pemerintah. Menurutnya, insiden serangan siber menjadi pelajaran berharga untuk memperkuat keamanan siber dalam proses transformasi digital.

"Saya kira kita memetik pelajaran yang cukup penting di sini ya dan sangat critical," tegasnya.

Wamenkominfo menyatakan transformasi digital tidak hanya menjadi tanggung jawab Kementerian Kominfo tetapi harus dilakukan oleh seluruh elemen bangsa. "Transformasi digital adalah transformasi bangsa," tandasnya. 

Wamen Nezar Patria memastikan dalam desain transformasi digital di Indonesia, Kementerian Kominfo juga telah memperhatikan aspek keamanan siber.

"Kesadaran ini sudah ada di Kominfo juga ketika mendesain yang namanya transformasi digital, itu include dengan pengamanannya, cyber security-nya," jelasnya.

Insiden serangan siber terhadap infrastruktur digital menjadi pelajaran penting akan ada celah dalam keamanan digital. Wamenkominfo menekankan hal itu akan selalu mendorong pengguna untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap serangan siber.

"Tidak ada tempat yang aman, itu harus ada awareness begitu, bagi semua infrastruktur digital," tandasnya.

Wamen Nezar Patria menyatakan atas nama Kementerian Kominfo memohon maaf kepada masyarakat yang mengalami kendala akibat terganggunya layanan publik. 

"Ini serangan sudah terjadi, berarti menunjukkan adanya kelemahan. Kominfo sebagai lembaga yang menaungi persoalan ini sudah menyatakan permohonan maaf terutama kepada publik yang layanannya terganggu," ungkapnya.
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Berbasis data.
Paling diminati.
News Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks