Salah satu pendiri OpenAI buka perusahaan safe superintelligence

SSI menempatkan keamanan dan etika sebagai prioritas utama.

Hardi Muttaqin
A- A+
Ilya Sutskever 
Salah satu pendiri OpenAI Ilya Sutskever baru saja mengumumkan perusahaan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan pertama di dunia untuk membangun Safe Superintelligence (SSI).

Misi SSI mengembangkan superintelligence dengan keselamatan sebagai prioritas utama. Tim insinyur dan peneliti berfokus pada tujuan keamanan, memastikan kemajuan dibuat secara bertanggung jawab dan aman.
"Dengan kantor di Palo Alto dan Tel Aviv, SSI siap merekrut talenta terbaik untuk mewujudkan visi. Jika Anda ingin melakukan pekerjaan hidup Anda di AI, ini adalah peluang besar," keterangan tertulis di situs resminya ssi.inc, dikutip Kamis (20/6/2024).
Safe Superintelligence didirikan dengan misi utama untuk mengembangkan super intelligence yang tidak hanya kuat, tetapi juga aman dan etis. 

"Kami memandang keselamatan dan kemampuan secara bersamaan, sebagai masalah teknis yang harus diselesaikan melalui rekayasa revolusioner dan terobosan ilmiah. Kami berencana untuk meningkatkan kemampuan secepat mungkin sambil memastikan keselamatan kami selalu menjadi yang terdepan," terangnya.

SSI menempatkan keamanan dan etika sebagai prioritas utama. Perusahaan ini berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap kemajuan dalam AI tidak mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan dan keselamatan global.

"Fokus tunggal kami berarti tidak ada gangguan dari overhead manajemen atau siklus produk, dan model bisnis kami berarti keselamatan, keamanan, dan kemajuan semuanya terisolasi dari tekanan komersial jangka pendek," jelasnya.

SSI berkomitmen untuk mengadopsi pendekatan transparan dalam setiap aspek pengembangannya. Ini termasuk berbagi penelitian, hasil, dan pendekatan yang digunakan dalam pengembangan teknologi AI.

"Kami sedang membentuk tim insinyur dan peneliti terbaik dunia yang ramping dan berdedikasi yang berdedikasi untuk berfokus pada SSI dan tidak pada hal lain," ungkapnya.
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Berbasis data.
Paling diminati.
Bisnis Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks