Jelang Pilkada 2024, Google Indonesia galakan program 'Tular Nalar'

organisasi filantropi Google, menggelar Rangkaian edukasi yang khusus menyasar kelompok anak muda dan lansia selama bulan Juli hingga Oktober.

Hendrik Syahputra
A- A+
tularnalar.id. | foto: @google
Menjelang Pilkada 2024, Google Indonesia menggalakkan program 'Tular Nalar' sebagai bagian dari upaya dalam mengedukasi literasi digital dan melawan penyebaran disinformasi di Indonesia. 

Program ini telah menjadi salah satu inisiatif utama Google dalam mendukung masyarakat untuk lebih kritis dan bijak dalam mengkonsumsi informasi di era digital yang semakin kompleks.

'Tular Nalar', yang secara harfiah berarti "menyebarkan pemikiran kritis," dirancang untuk memberikan pendidikan dan sumber daya kepada masyarakat, khususnya para pemilih muda dan lansia, agar dapat membedakan antara informasi yang akurat dan hoaks. 

Program Manager Tular Nalar, Santi Indra Astuti mengutarakan menjelang Pilkada serentak yang akan berlangsung akhir November 2024 nanti, Tular Nalar yang didukung oleh Google.org, organisasi filantropi Google, menggelar rangkaian edukasi yang khusus menyasar kelompok anak muda dan lansia selama bulan Juli hingga Oktober mendatang di berbagai provinsi di Indonesia.
"Melalui program Akademi Digital untuk lansia dan Sekolah Kebangsaan untuk anak muda, kami ingin meningkatkan kemampuan mereka menyeleksi berita yang tidak layak untuk diteruskan ke orang terdekat mereka. Melihat kesuksesan uji coba di Banjarmasin, Manado, dan Purwokerto, kami bertekad ‘menularkan’ inisiatif ini ke kota-kota lainnya. Saat ini kami telah menerima pendaftaran dari 44 cabang Mafindo untuk 200 kelas pemilih pemula dan 100 kelas lansia, yang setiap kelasnya terdiri dari 100 peserta," jelas Santi dalam keterangan resminya, dikutip Jumat (5/7/2024).
Platform resmi tularnalar.id diluncurkan.


Dalam postingan resmi Google Indonesia merincikan tidak hanya kedua program, Tular Nalar juga hadirkan Bioskop Keliling yang bekerja sama dengan Jaringan Radio Komunikasi Indonesia. 

Dalam platform ini, masyarakat dapat mengikuti sejumlah kegiatan edukasi sederhana seputar cara memeriksa sumber berita terpercaya seperti pemutaran film pendek, games, dan talkshow singkat.

Film pendek yang diputar berkisar bagaimana berita bohong, misinformasi, dan ujaran kebencian dengan mudahnya menjalar karena minimnya kesadaran untuk selalu mempertanyakan berita yang kita terima. Hal ini terjadi jika informasi yang diberikan tidak akurat atau tidak lengkap, sehingga dapat menyesatkan dan memperburuk situasi. 

Penonton diajak untuk mengenali tiga jenis kacau informasi yang umum dijumpai, terutama di masa pemilu yaitu: Kacau Isi, Kacau Diri, dan Kacau Emosi. Selain film pendek dari sisi kelompok anak muda, dalam waktu dekat Tular Nalar juga akan meluncurkan film dari sisi kelompok lansia.

Sebagai kick off roadshow, Bioskop Keliling Tular Nalar diperkenalkan dalam acara Festival Balon Udara di Sleman pada 30 Juni 2024 lalu. 

Lebih dari 500 pengunjung telah teredukasi perihal misinformasi dan bagaimana menghindari penyebarannya melalui prinsip-prinsip seperti waspadai informasi yang diterima, kunjungi sumber informasi yang dapat dipercaya dan cari informasi dari orang terdekat atau mencari pembanding. 
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Berbasis data.
Paling diminati.
News Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks