![]() |
cover | @whatsapp |
Bantuan Penulisan hadir dengan opsi gaya beragam, mulai dari profesional, lucu, hingga suportif. Setelah AI memberikan saran, pengguna tetap memiliki kendali penuh: mereka bisa memilih langsung, mengedit ulang, atau memodifikasi pesan agar terasa lebih personal. Kehadiran fitur ini jelas dapat membantu siapa saja, baik dalam percakapan sehari-hari maupun komunikasi formal.
"Itulah sebabnya hari ini kami memperkenalkan Bantuan Penulisan. Ini adalah fitur AI terbaru kami yang didukung oleh Pemrosesan Pribadi yang menjaga pesan Anda tetap sepenuhnya pribadi. Anda dapat meninjau saran dari AI dalam berbagai gaya seperti profesional, lucu, atau suportif yang dapat Anda pilih atau terus edit untuk menyampaikan pesan yang sempurna," tulis WhatsApp di laman resminya, dikutip Kamis (28/8/2025).
Untuk menggunakannya, pengguna cukup mulai mengetik pesan dalam obrolan 1:1 atau grup, lalu mengetuk ikon pensil baru. Dari sana, WhatsApp akan menghadirkan rekomendasi penulisan berbasis AI yang bisa langsung digunakan. Antarmuka yang sederhana ini memastikan fitur AI dapat diakses tanpa mengubah kebiasaan pengguna saat berkirim pesan.
Salah satu pertanyaan utama yang muncul tentu terkait privasi. Meta menegaskan bahwa Bantuan Penulisan dibangun di atas teknologi Pemrosesan Pribadi, sehingga pesan dan saran yang dihasilkan tetap sepenuhnya privat. Baik Meta maupun WhatsApp tidak dapat membaca pesan pengguna ataupun hasil penulisan ulang yang diberikan AI.
Lebih jauh, Meta juga bekerja sama dengan komunitas keamanan independen untuk memastikan keandalan teknologi ini. Audit dari NCC Group dan Trail of Bits telah dipublikasikan, menilai langkah-langkah yang dilakukan untuk menjaga privasi dan memperkuat arsitektur Pemrosesan Pribadi. Pendekatan ini menunjukkan komitmen WhatsApp untuk menjaga kepercayaan penggunanya.
"Seperti biasa, kami percaya bahwa Anda harus mengendalikan pengalaman Anda di WhatsApp. Itulah sebabnya penggunaan fitur Pemrosesan Pribadi seperti Bantuan Penulisan dan Ringkasan Pesan bersifat opsional dan dinonaktifkan secara default," jelasnya.
Sejalan dengan filosofi WhatsApp, fitur Bantuan Penulisan bersifat opsional. Artinya, pengguna bebas mengaktifkan atau menonaktifkannya sesuai kebutuhan. Bahkan, sejak awal fitur ini dinonaktifkan secara default, memberi pengguna kontrol penuh atas pengalaman mereka menggunakan aplikasi.
Saat ini, Bantuan Penulisan baru diluncurkan dalam bahasa Inggris, dengan tahap awal di Amerika Serikat dan sejumlah negara lain. Namun, Meta berencana memperluas ketersediaan ke lebih banyak bahasa dan wilayah pada akhir tahun ini. Dengan demikian, pengguna global nantinya juga bisa menikmati fitur AI cerdas ini dalam percakapan sehari-hari mereka.
"Bantuan Penulisan sedang diluncurkan dalam bahasa Inggris, dimulai di Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya. Kami berharap dapat menyediakannya dalam bahasa dan negara lain akhir tahun ini," ungkapnya.