Internet Iran padam, pengguna BitChat naik tajam

Demonstran memanfaatkan teknologi yang tidak bergantung pada jaringan internet konvensional.

author photo
A- A+
Internet Iran padam, pengguna BitChat naik tajam
cover | topik.id

Pemadaman internet nasional yang diberlakukan pemerintah Iran berdampak langsung pada pola komunikasi publik. Di tengah pembatasan akses digital, masyarakat mencari alternatif agar tetap terhubung dan berkoordinasi. Kondisi ini mendorong lonjakan penggunaan aplikasi pesan terenkripsi.

BitChat, aplikasi pesan berbasis Bluetooth yang didukung salah satu pendiri Twitter Jack Dorsey, mencatat peningkatan signifikan. Menurut data Chromestats, unduhan aplikasi ini melonjak hampir 438 ribu dalam sepekan terakhir. Lonjakan terjadi seiring diberlakukannya pemutusan internet nasional di Iran.

Dalam satu hari, BitChat bahkan mencatat sekitar 43 ribu unduhan baru. Angka ini tertinggi dari kebutuhan komunikasi aman di tengah situasi krisis. Demonstran memanfaatkan teknologi yang tidak bergantung pada jaringan internet konvensional.

Sementara itu, di Google Store, BitChat tercatat telah melampaui satu juta unduhan. Aplikasi ini bekerja melalui jaringan mesh Bluetooth, memungkinkan komunikasi peer-to-peer tanpa koneksi internet. Fitur tersebut menjadi keunggulan utama dalam situasi pemadaman jaringan.

"Tanpa registrasi, tanpa nomor telepon, tanpa pelacakan, tanpa iklan. Cukup instal dan mulai mengobrol. Gratis dan sumber terbuka. Bergabunglah dengan saluran berbasis lokasi untuk berbicara dengan orang-orang di lingkungan, kota, provinsi, atau wilayah Anda," tulis BitChat pada keterangan di Google Storre, seperti dilansir topik.id, Sabtu (10/1/2026).

Selain bebas internet, BitChat juga tidak memerlukan registrasi, nomor telepon, maupun pelacakan pengguna. Aplikasi ini bersifat gratis dan sumber terbuka, serta menyediakan saluran berbasis lokasi. Pengguna dapat berkomunikasi dengan orang di sekitar wilayah mereka secara langsung.

Pemerintah Iran memutus akses internet pada 8 Januari ketika protes memasuki hari ke-13. Lembaga pemantau NetBlocks melaporkan konektivitas internet nasional turun mendekati nol pada pukul 20.30 waktu setempat. Langkah ini dinilai sebagai upaya menekan arus informasi.

Aksi protes sendiri bermula pada 28 Desember di Pasar Besar Teheran akibat tekanan ekonomi. Gelombang demonstrasi kemudian meluas ke 88 kota di 27 dari 31 provinsi Iran. Seiring waktu, tuntutan massa berkembang hingga menyerukan pergantian rezim.

Share:
Premium.
Komentar
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Update
Indeks