Topik.id — Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, meluapkan kekecewaannya terhadap sejumlah keputusan kontroversial yang mewarnai kekalahan timnya dari Manchester City. Ia secara terbuka menyatakan kebingungannya terhadap penerapan aturan offside oleh Video Assistant Referee (VAR) yang dinilainya tidak konsisten.
Fernandes merasa frustrasi melihat perubahan interpretasi aturan yang terjadi dari satu pertandingan ke pertandingan lain, bahkan dalam insiden yang serupa. “Sejujurnya, saya tidak mengerti lagi aturan ini. Hari ini Anda melihat offside, besok situasi yang sama dinyatakan onside. Lusa, VAR menemukan sesuatu yang sama sekali berbeda. Rasanya seperti aturan berubah tergantung situasinya,” ujar Fernandes.
Ia menambahkan bahwa permainan sering kali dibiarkan berlanjut jika tujuannya untuk menguntungkan satu tim, namun mendadak dihentikan jika tujuannya untuk menghukum tim lain. “Jika Anda ingin memihak tim tertentu, Anda membiarkan permainan berlanjut. Jika Anda ingin menghukum tim, tiba-tiba Anda menemukan sesuatu untuk menghentikan permainan,” keluhnya.
Menurut Fernandes, inkonsistensi dalam pengambilan keputusan oleh tim wasit yang berjumlah enam orang, dengan bantuan teknologi VAR, menimbulkan pertanyaan serius mengenai integritas permainan. Ia menyoroti insiden di mana Enzo Fernández dianggapnya jelas-jelas offside, namun gol tetap disahkan setelah tinjauan VAR.
“Kami bisa menerima kekalahan. Kami bisa menerima bermain buruk. Tetapi ketika keputusan seperti ini terjadi, Anda tidak bisa mengharapkan semua orang untuk diam,” tegasnya. Fernandes mempertanyakan bagaimana enam ofisial yang melihat insiden yang sama bisa menjadi ‘buta’ di tengah hari bolong, padahal mereka memiliki akses ke setiap sudut pandang, tayangan ulang, dan teknologi terkini.
Pemain asal Portugal itu menekankan bahwa para pemain dan penggemar di lapangan dapat melihat kejanggalan, dan ketika keputusan berlawanan dengan apa yang terlihat jelas, pertanyaan pasti akan muncul. Ia menegaskan bahwa sepak bola telah berkembang, dan pemain tidak lagi bisa menerima keputusan tanpa penjelasan.
“VAR didatangkan untuk menghilangkan keraguan, bukan menciptakan lebih banyak. Dan hari ini, entah bagaimana, kami memiliki lebih banyak pertanyaan daripada jawaban,” tutup Fernandes, menyuarakan sentimen banyak pihak terkait penggunaan VAR dalam sepak bola modern.
