— Bek Manchester United, Harry Maguire, akhirnya buka suara mengenai insiden tegang yang terjadi antara dirinya dengan gelandang Manchester City, Enzo Fernández, dalam laga derby Manchester yang berujung kekalahan bagi timnya.

Maguire menyatakan bahwa ia merasa Enzo Fernández bereaksi berlebihan dalam kejadian tersebut. “Saya melihat apa yang terjadi dan tiba-tiba dia (Enzo) tergeletak di lapangan seolah-olah tertembak,” ujar Maguire, mengungkapkan rasa frustrasinya.

Bek asal Inggris itu menambahkan bahwa ia geram karena timnya merasa telah menjadi korban dari terlalu banyak keputusan wasit yang merugikan. Ia kemudian menghampiri Enzo dan memintanya untuk bangkit.

“Saya berjalan menghampirinya dan berkata, ‘Bangun. Ini bukan sepak bola Argentina, ini Derby Manchester.’ Dia mulai membalas, jadi saya katakan, ‘Saya tahu persis apa yang kamu lakukan. Kamu mencoba membuat saya frustrasi, memenangkan keputusan, dan membuat saya mendapat kartu.’ Dia tertawa dan saya berkata, ‘Itulah cara Argentina, bukan? Jadikan segalanya pertarungan, melebih-lebihkan kontak, membuat orang kesal, lalu bertingkah polos.'”

Menurut Maguire, situasi tersebut kemudian memanas menjadi kekacauan. “Saat itulah menjadi kacau. Pemain lain datang, semua orang berteriak dan tidak ada yang mau mundur. Saya katakan langsung kepada Enzo, ‘Bawa semua trik Argentina yang kamu mau, tapi kamu tidak akan bisa menggoyahkan saya.'”

Maguire mengakui bahwa emosi timnya sudah memuncak karena merasa dirampok oleh beberapa keputusan wasit dalam pertandingan tersebut.

“Kami merasa benar-benar dirampok oleh beberapa keputusan hari ini, jadi emosi sudah mendidih. Ini adalah Derby Manchester. Kamu ingin membuatnya jelek? Silakan. Tapi jangan harap Harry Maguire akan diam saja,” pungkasnya.