Topik.id — José Mourinho menyuarakan keheranannya terkait keputusan gol kontroversial Erling Haaland saat melawan Manchester United. Mantan pelatih AS Roma itu mempertanyakan proses peninjauan yang dilakukan oleh Video Assistant Referee (VAR).
Menurut Mourinho, teknologi VAR telah memeriksa posisi offside Haaland dan memutuskan bahwa ujung jari kaki striker tersebut berada dalam posisi sah. “Jika itu yang ditunjukkan teknologi, saya bisa menerimanya,” ujar Mourinho.
Namun, Mourinho menekankan bahwa fokus utama seharusnya tidak hanya pada posisi Haaland. Ia mempertanyakan posisi gelandang Enzo Fernández dalam proses pembangunan serangan yang berujung pada gol tersebut. “Pertanyaan saya sederhana, siapa yang memeriksa Enzo? Karena semua orang membicarakan jari kaki Haaland, tetapi bagaimana dengan posisi Enzo Fernández dalam membangun serangan? Apakah dia onside? Apakah dia mengganggu? Di mana posisinya?” tuturnya.
Mourinho merasa proses peninjauan yang memakan waktu lebih dari lima menit seharusnya mencakup seluruh aspek krusial, bukan hanya detail yang mendukung pemberian gol. “Mereka menghabiskan lebih dari lima menit untuk memeriksa gol ini, jadi saya berharap mereka memeriksa semuanya, bukan hanya bagian yang membantu mereka memberikan gol,” keluhnya.
Ia menambahkan bahwa jika Haaland dinyatakan onside hanya dengan selisih satu sentimeter, hal itu bisa diterima. Namun, Mourinho menuntut tingkat detail yang sama dalam pemeriksaan posisi Enzo. “Tunjukkan kepada kami tingkat detail yang sama dengan Enzo. Itulah yang membuat keputusan itu begitu aneh,” katanya.
Mourinho juga menyoroti perubahan keputusan wasit yang awalnya menyatakan gol tersebut offside, namun kemudian dibatalkan setelah peninjauan VAR yang memakan waktu lama. “Wasit awalnya menyatakan offside, VAR memakan waktu lama, mereka menemukan jari kaki Haaland onside, dan tiba-tiba seluruh keputusan berubah,” jelas Mourinho.
Menurutnya, dalam pertandingan sebesar Manchester Derby, pertanyaan-pertanyaan krusial seperti ini tidak boleh dibiarkan menggantung. “Jika Anda akan membatalkan keputusan wasit, tunjukkan kepada semua orang persis mengapa. Jika tidak, orang akan bertanya dengan benar: apa sebenarnya yang mereka periksa?” pungkasnya.
