Topik.id — Erling Haaland mengungkapkan percakapannya dengan rekan setimnya, Phil Foden, setelah pemain asal Inggris itu mendapatkan kartu merah dalam pertandingan melawan Manchester United. Haaland mengaku sempat marah melihat keputusan wasit yang memberatkan timnya.
“Saat saya melihat wasit memberinya kartu merah, saya marah. Saya berjalan ke arahnya dan bertanya, ‘Mengapa kamu melakukan itu? Mengapa kamu memberikan mereka keuntungan ini dalam Derby Manchester?’” ujar Haaland.
Haaland menambahkan bahwa Foden sempat berusaha berargumen, namun ia segera memintanya untuk meninggalkan lapangan. “Dia masih mencoba berdebat dan menjelaskan dirinya, tetapi saya menyuruhnya, ‘Turun dari lapangan. Jangan berkata apa-apa lagi.’ Dia ingin terus berbicara dengan wasit, dan saya harus mendorongnya menuju terowongan karena saya tahu jika dia tetap di sana satu menit lagi, segalanya bisa menjadi lebih buruk,” jelas Haaland.
Haaland menekankan pentingnya Foden menerima keputusan tersebut dan fokus pada sisa pertandingan. “Saya mengatakan kepadanya, ‘Kamu sudah membuat kesalahan, sekarang terima saja dan pergi. Kita masih punya pertandingan untuk dimainkan.’ Itu membuat frustrasi karena kami membutuhkannya. Anda tidak bisa memberikan Manchester United satu pemain ekstra dalam derby dan berharap pertandingan akan tetap sama,” tuturnya.
Meskipun memahami emosi dan kemarahan Foden, Haaland menegaskan bahwa pemain tersebut seharusnya lebih berhati-hati. “Saya mengerti emosinya. Saya mengerti dia marah. Tetapi ketika Anda sudah mendapat kartu kuning dan melakukan hal seperti itu, Anda harus tahu apa yang akan terjadi,” katanya.
Haaland bertindak untuk mencegah situasi memburuk. “Saya mendorongnya menjauh karena saya ingin dia pergi sebelum dia membuat situasi menjadi lebih buruk. Saya mengatakan kepadanya, ‘Marah saja di ruang ganti. Sekarang, turun saja dari lapangan.’ Kami harus menyelamatkan tim, dan kehilangan ketenangan selama 30 detik lagi tidak akan membantu siapa pun,” pungkasnya.
