Topik.id — Changpeng Zhao, pendiri Binance yang dikenal dengan nama CZ, kembali menjalani kehidupan berkecukupan di Uni Emirat Arab (UEA) setelah menyelesaikan hukuman penjara selama empat bulan di Amerika Serikat. Ia kini tinggal bersama keluarganya di kawasan eksklusif Pulau Saadiyat, Abu Dhabi, dan tetap menjalin hubungan dengan sejumlah tokoh berpengaruh.
Kehidupan Zhao menjadi perhatian karena hukuman yang pernah dijalaninya tidak menghapus kepemilikan mayoritasnya di Binance maupun aktivitasnya di industri teknologi. Ia juga memperluas peran sebagai investor dan penasihat regulasi aset kripto di berbagai negara.
Kehidupan Mewah Pendiri Binance di Abu Dhabi
Zhao tinggal di vila yang disebut bernilai sekitar 5 juta dolar AS dengan sembilan kamar tidur. Hunian itu dilengkapi sejumlah fasilitas, termasuk ruang kebugaran, ruang bermain anak, koki pribadi, dan pengamanan. Ia tinggal bersama pasangannya, He Yi, yang merupakan eksekutif senior Binance, serta ketiga anak mereka.
Meski memiliki akses ke fasilitas mewah dan jet pribadi, Zhao menggambarkan dirinya sebagai orang yang sederhana. Dalam pertemuan dengan wartawan The New York Times pada Juni lalu, ia menyebut mobil SUV Nissan putih yang biasa dikendarainya sebagai “Lamborghini saya”.
Forbes memperkirakan kekayaan Zhao mencapai 114,6 miliar dolar AS pada 7 Oktober, menempatkannya di jajaran orang terkaya dunia. Namun, Zhao membantah angka tersebut dan memperkirakan kekayaannya berada di kisaran 10 miliar hingga 30 miliar dolar AS.
Binance dan Hukuman di Amerika Serikat
Zhao mendirikan Binance pada 2017 dan mengembangkan perusahaan tersebut menjadi bursa kripto terbesar dunia berdasarkan volume perdagangan. Namun, pada November 2023, ia mengaku bersalah terkait kegagalan mempertahankan program ant pencucian uang yang memadai.
Ia kemudian mundur dari posisi CEO dan membayar denda 50 juta dolar AS. Binance juga menyepakati penyelesaian senilai 4,3 miliar dolar AS dengan otoritas Amerika Serikat.
Zhao menjalani hukuman penjara di Lompoc, California, mulai 30 Mei 2024 dan dibebaskan pada 27 September tahun yang sama. Setelah bebas, ia kembali ke Abu Dhabi dengan kepemilikan Binance tetap utuh, meski perjanjian pembelaannya melarangnya mengoperasikan bursa tersebut.
Diampuni Trump dan Perluas Investasi Teknologi
Pada Oktober 2025, Presiden AS Donald Trump memberikan pengampunan kepada Zhao. Keputusan itu menjadi sorotan setelah Binance menerima stablecoin USD1 yang diterbitkan World Liberty Financial, perusahaan kripto yang berafiliasi dengan keluarga Trump, sebagai alat pembayaran untuk investasi senilai 2 miliar dolar AS oleh perusahaan MGX asal Abu Dhabi.
Di luar Binance, Zhao kini terlibat dalam investasi perusahaan teknologi, memberikan masukan kepada pemerintah terkait regulasi kripto, serta mendukung startup melalui YZi Labs. Ia juga mengembangkan Giggle Academy, platform pendidikan gratis yang disebut telah menarik sekitar 600.000 pengguna.
Zhao mengatakan pengalaman di penjara membuatnya lebih menghargai waktu bersama keluarga. Ia menilai hubungan dengan orang-orang terdekat menjadi prioritas penting dalam kehidupannya saat ini.

