Topik.id — China terus memperlebar jarak dari negara-negara peserta lain pada klasemen perolehan medali Asian Games 2026. Memasuki hari keenam penyelenggaraan, kontingen Negeri Tirai Bambu tersebut sudah mengumpulkan 100 medali dan masih menempati posisi teratas.
Berdasarkan data yang tercantum di situs resmi Asian Games 2026 pada Kamis (24/9), China mengoleksi 66 medali emas, 24 perak, dan 10 perunggu. Perolehan tersebut membuat China menjadi negara pertama yang menembus angka 100 medali pada ajang olahraga terbesar di Asia tahun ini.
China Dominan dari Cabang Renang
Renang menjadi salah satu sumber utama medali China sepanjang Asian Games 2026. Dari cabang olahraga tersebut, China telah mengamankan 21 medali emas, 10 perak, dan enam perunggu.
Jika dijumlahkan, renang menyumbang 37 medali bagi kontingen China. Catatan tersebut menunjukkan besarnya kontribusi cabang olahraga akuatik terhadap posisi China di puncak klasemen sementara.
Selain renang, wushu juga menjadi cabang olahraga penting bagi China. Kontingen China telah mengumpulkan 12 medali emas dari wushu, sehingga cabang tersebut turut memperkuat dominasi mereka dalam persaingan perebutan medali.
Perolehan emas dari sejumlah cabang unggulan membuat China mampu menjaga jarak dengan para pesaingnya. Dengan kompetisi yang masih berlangsung, jumlah medali tersebut masih berpeluang bertambah pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Jepang Masih Berada di Posisi Kedua
Jepang menjadi negara yang berada paling dekat dengan China dalam klasemen sementara. Hingga Kamis (24/9), Jepang telah mengumpulkan 74 medali.
Rinciannya terdiri dari 15 emas, 26 perak, dan 33 perunggu. Jumlah tersebut membuat Jepang berada di peringkat kedua, meski masih terpaut cukup jauh dari koleksi medali emas milik China.
Persaingan di papan atas masih dapat berubah seiring berjalannya pertandingan. Namun, China untuk sementara berada dalam posisi terdepan dengan selisih perolehan emas yang cukup besar dibandingkan Jepang.
Indonesia Masih Memburu Medali Emas
Sementara itu, Indonesia masih belum mendapatkan medali emas hingga Kamis (24/9). Kontingen Merah Putih masih memiliki sejumlah peluang untuk membuka keran emas pada pertandingan hari ini.
Salah satu kesempatan tersebut datang dari cabang bulutangkis beregu putra. Indonesia dijadwalkan menghadapi China pada pertandingan yang berlangsung Kamis siang.
Pertandingan tersebut menjadi salah satu momen penting bagi Indonesia untuk menambah koleksi medali sekaligus membuka peluang meraih emas pertama di Asian Games 2026.
Selain bulutangkis, Indonesia juga masih memiliki atlet dari berbagai cabang olahraga yang akan bertanding dalam beberapa hari ke depan. Persaingan untuk memperbaiki posisi klasemen pun masih terbuka karena Asian Games 2026 belum memasuki fase akhir.
China Pernah Dominan di Asian Games 2023
Dominasi China bukan hal baru dalam sejarah Asian Games. Pada edisi 2023 yang berlangsung di Hangzhou, China tampil sebagai juara umum sekaligus mengumpulkan jumlah medali yang sangat besar.
Saat itu, kontingen China mengakhiri kompetisi dengan total 383 medali. Koleksinya terdiri dari 201 emas, 111 perak, dan 71 perunggu.
Catatan tersebut menjadi gambaran kekuatan China dalam ajang olahraga multi-cabang tingkat Asia. Pada Asian Games 2026, China kembali menunjukkan performa kuat sejak awal kompetisi dan menjadi salah satu negara dengan perolehan medali terbanyak.
Dengan pertandingan yang masih terus berjalan, klasemen Asian Games 2026 masih akan mengalami perubahan. China untuk sementara memimpin dengan 100 medali, sementara Jepang berada di posisi kedua dan Indonesia masih berupaya mengejar medali emas pertamanya.
